Teheran, LiputanIslam.com –  Wakil komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Brigjen Hossein Salami menyatakan negaranya memiliki teknologi rudal yang tak dimiliki oleh Amerika Serikat (AS) maupun Rusia, dan dapat membidik secara akurat sasaran bergerak di laut.

“Saya katakan kepada Anda dengan sejujurnya dan secara realistis bahwa semua jalur militer bagi musuh telah buntu… Iran sekarang berada di atas angin dalam memiliki metode-metode militer untuk mengalahkan kepentingan-kepentingan vital musuh. Tapi ini bukanlah segalanya, karena metode yang ditempuh musuh dewasa ini terhadap revolusi Islam dan bangsa kita ialah menghapus berbagai prestasi yang telah kita capai selama ini, yaitu perbauran antara keyakinan, kehormatan, keberdayaan, perkembangan,… ” katanya dalam sebuah acara peringatan kemenangan revolusi Islam Iran, Senin (5/2/2018).

Dia menjelaskan, “Sekarang kita secara sangat akurat dapat menyasar obyek-obyek bergerak dengan rudal balistik, bukan rudal cruise, dengan kecepatan rata-rata delapan kali kecepatan suara, padahal semua pintu sains dan teknologi ditutup untuk Iran.”

Brigjen Hossein Salami kemudian mengatakan, “Saya memastikan bahwa teknologi ini tidak ada di AS ataupun Rusia, hanya ada di Iran karena Rusia memiliki rudal ‘Iskander’ yang berpresisi tinggi tapi khusus untuk sasaran diam.”

Menurutnya, perusahaan Mabna yang memroduksi pompa pneumatik dan turbin telah menjadi salah satu perusahaan yang sangat bergairah di bidang ini dunia.

Dia juga memastikan bahwa musuh berusaha menutupi berbagai prestasi yang telah dicetak oleh Republik Islam Iran kemudian berusaha menebar frustasi dan menghilangkan rasa percaya diri pada masyarakat Iran dengan tujuan menciptakan opini bahwa sistem pemerintahan Islam gagal menerapkan kedaulatan rakyat berbasis agama.

Wakil komandan lRGC menjamin musuh-musuh Iran tidak akan berani berkonfrontasi secara militer dengan Iran.

“Jika musuh sampai berperang secara militer dengan kita maka mereka pasti kalah. Kami mendengar suara musuh di balik perangkat nirkabel, dan mengetahui apa yang mereka katakan,” sumbarnya.

Sehari sebelumnya, Brigjen Hossein Salami menegaskan bahwa rudal balistik Iran dapat menghantam kapal-kapal induk Amerika Serikat (AS) jika sampai terjadi perang antara keduanya.  (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*