Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan umum pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Brigjen Hossein Salami, Selasa (18/6/2019), mengingatkan bahwa rudal-rudal balistik “berpresisi tinggi” Iran sanggup menyasar kapal laut, dan bahwa teknologi rudal balistik telah mengubah perimbangan kekuatan di Timur Tengah.

Hal ini dinyatakan menyusul kabar bahwa AS mengirim pasukan tambahan sebanyak 1000 personil ke kawasan Teluk Persia.

Sebelumnya, Wakil Komandan Angkatan Darat IRGC Ali Akbar Pour Jamshidian menyatakan bahwa keberadaan kapal induk AS di Teluk Persia “sama sekali bukan ancaman” bagi Teheran, dan bahwa pasukan Iran berada “di puncak kesiapan berkonfrontasi”.

“Kekuatan asing manapun tak dapat berpikir melakukan tindakan bodoh di perbatasan laut dan darat kami,” tegasnya.

Dia menambahkan bahwa negaranya akan menghadapi dengan tangan besi segala bentuk agresi terhadap bagian manapun dari wilayah Iran.

Baca: Rouhani: Dunia Memuji Keberanian Iran Melawan AS

Di hari yang sama, Presiden AS Donald Trump menyatakan pihaknya siap berinteraksi dengan Iran menyusul aneka peristiwa yang terjadi belakangan ini.

“Kita akan melihat apa yang akan terjadi, kami siap,” ujarnya di depan Gedung Putih saat ditanya wartawan tentang Iran.

Di bagian lain, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyatakan negaranya akan terus menekan Iran dan “mencegah agresi” di kawasan, “tapi tidak menghendaki eskalasi konflik dengan Teheran.”

Baca: Iran: Andai Kami Ingin Mengganggu Lalu Lintas Ekspor Minyak, Kami akan Melakukannya Terang-terangan

Dia mengatakan, “Kami telah bertukar pesan (dengan Iran) sampai sekarang. Kami sampaikan kepada Iran bahwa ada pencegahan agresi…. Trump tidak menghendaki perang. Kami akan terus menyampaikan pesan ini, dan melakukan apa yang diperlukan untuk melindungan kepentingan AS di kawasan.” (mm/alalam/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*