Teheran, LiputanIslam.com –  Iran sedang menggelar latihan perang yang melibatkan 16 satuan pasukan elit Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan pasukan relawan (Basij) yang berafiliasi dengan Brigade 82 dari provinsi Qazwin di barat laut ibu kota negara ini, Teheran. Demikian dilaporkan al-Alam milik Iran, Ahad (2/9/2018).

Disebutkan bahwa dalam manuver ini pasukan Iran itu berlatih taktik, misi pertahanan dan keamanan, operasi pertolongan dan evakuasi, pertempuran dalam kota dan jalanan, pemeriksaan, pengamanan, dan pertahanan berbagai situs dan markas strategis, serta pemantauan, dan pencegatan artileri.

Komandan pasukan relawan provinsi Qazwin Mohammad Shaharkhi di sela latihan perang ini mengatakan, “Kesiapan pasukan kita sekarang berada dalam kondisi terbaik, dan mereka sepenuhnya siap mempersembahkan pengorbanan di jalan pembelaan sistem suci republik Islam Iran.”

Dia mengingatkan negara-negara musuh agar tidak berpikir untuk mengusik keamanan Iran melalui perang militer.

“Pasukan Iran telah membuat mereka (musuh) mengandalkan perang mental dan ekonomi saja,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Kol. Abu Fazl Taherkhani, salah seorang komandan Markas Shabiul Amr milik IRGC di provinsi Qazwin menyebut latihan tempur Iran merupakan tamparan bagi musuh agar mereka tidak banyak berkoar lagi.

Senada dengan ini, wakil Ayatullah Khamenei di Markas Shahibul Amr, Hujjatul Islam Ali Maboudi, kepada IRNA mengatakan bahwa “lawan maupun kawan telah menyaksikan ketangguhan Iran serta prestasi, keberanian, dan kebesaran anak-anak bangsa ini.”

Dia juga memastikan bahwa latihan perang ini membuat musuh-musuh Iran frustasi dan mengecewakan pihak-pihak yang hasud terhadap Iran.

“Tujuan diadakannya latihan perang ini mencerminkan tingginya kesiapan angkatan bersenjata yang gigih membela sistem pemerintahan dan revolusi Islam,” pungkasnya. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*