Teheran, LiputanIslam.com –  Komandan Umum Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Mayjen Mohammad Ali Jafari menyatakan bahwa ancaman militer Amerika Serikat (AS) terhadap Iran hanyalah gertak sambal belaka.

Dalam sebuah pertemuan dengan sekelompok mahasiswa, Jumat (27/7/2018), dia mengatakan, “Bahkan sejak 10 tahun silam IRGC memiliki arahan keamanan dan militer, tapi melalui suatu tindakan yang diambil oleh Pemimpin Besar Revolusi Islam (Grand Ayatullah Sayyid Ali Khamenei), IRGC juga merambah bidang-bidang perang lunak dan perang kebudayaan.”

Lebih lanjut Mayjen Ali Jafari menilai ancaman AS terhadap Iran hanyalah gertakan belaka.

“Ancaman militer asing yang dilontarkan musuh sama sekali tidak serius, dan kitapun mampu menghadapinya…  Masa empat dekade sejak kemenangan revolusi Islam telah berlalu, dan ancaman dan sanksi dari musuh telah mencapai puncaknya. Ancaman satu-satunya yang dapat mereka terapkan ialah ancaman militer, tapi jika mereka hendak melakukannya maka mereka akan membayarnya dengan harga yang sangat mahal, dan juga akan mengacaukan perang lunak mereka,” tegas Jafari.

Dia menambahkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir musuh-musuh Iran juga berusaha mengacaukan Iran dengan ancaman keamanan sebagaimana terlihat dalam peristiwa kerusuhan 2013, tapi semuanya berakhir gagal. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*