الحرس الثوري: لن نسمح باي عملية تفتيش للمواقع العسكريةTeheran, LiputanIslam.com – Juru Bicara Garda Republik Islam Iran (IRGC), Brigjen Ramezan Sharif, menegaskan bahwa pemeriksaan pihak asing terhadap fasilitas militer dan pertahanan Iran jelas-jelas terlarang dan “hanya ada dalam mimpi para ambisius asing”.

Sebagaimana dilansir Fars News, pernyataan ini dia lontarkan di sela-sela aksi pawai dan unjuk rasa peringatan Hari al-Quds di kota Zanjan, Iran. Dia mengatakan bahwa hal tersebut merupakan pesan bagi para mustakbirin ambisius dunia yang terlibat perundingan nuklir dengan Iran.

“Sebagaimana telah berulang kali kami tegaskan, pemeriksaan terhadap lokasi-lokasi militer dan pertahanan oleh pihak-pihak asing terhitung sebagai garis merah bagi pemerintahan dan bangsa Iran. Kami tidak akan pernah memberikan izin semacan ini,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan bahwa Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Grand Ayatullah Khamenei telah memberikan dukungan mental kepada tim perunding nuklir Iran yang terlibat negosiasi intensif dengan lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Rusia yang tergabung dalam P5+1.

Dia memastikan bahwa tim perunding nuklir Iran tetap akan berdiri kokoh dan solid di depan “ambisi, iktikad zalim dan keinginan tak logis Barat”, dan akan senantiasa membela kepentingan nasional dan pasukan pertahanan Iran. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL