Teheran, LiputanIslam.com –  Humas Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan pihaknya telah mengidentifikasi puluhan sel teroris ISIS dan terlibat kontak senjata dengan mereka.

IRGC dalam statemennya, Sabtu (27/1/2018), menjelaskan bahwa dalam operasi yang dilancarkan dengan kerja sama pasukan intelijen negara ini, sejumlah besar teroris tertangkap.

Komandan Angkatan Darat IRGC Brigjen Mohammad Pakpour mengatakan, “16 teroris tertangkap dan sejumlah besar lagi terbunuh dalam kontak senjata di kawasan Bamu, sementara tiga anggota IRGC terbunuh.”

Dia menambahkan, “Para teroris ini berniat melancarkan serangan di kota-kota perbatasan dan bagian tengah negara ini.”

Menurutnya, kawanan teroris itu menyusup ke Iran melalui perbatasan negara ini dengan Irak di sebelah barat.

Pada 7 Juni 2017 kawanan teroris menyerang gedung parlemen Iran dan komplek makam pendiri Republik Islam Iran, Imam Khomaini, di Teheran, ibu kota Iran, hingga menjatuhkan 17 korban tewas dan puluhan korban luka. ISIS menyatakan bertanggungjawab atas serangan ini.

Pada Agustus 2017 Kementerian Intelijen Iran menyatakan berhasil membubarkan sel teroris yang berafiliasi dengan ISIS dan menahan 27 teroris sebelum mereka sempat melakukan aksi teror lebih jauh di Iran.

Iran adalah negara yang gigih membantu pemerintah Irak dan Suriah dalam perang melawan kawanan teroris, terutama ISIS hingga kelompok bengis dukungan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya ini kalah. (mm/tasnimnews/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*