Teheran, LiputanIslam.com –  Wakil Menteri Pertahanan Iran Ghassem Taghizadeh menyatakan negaranya sukses mengujicoba sistem pertahanan udara canggih buatannya yang dinamai “Bavar 373”, dan kesuksesan ini merupakan serangkaian prestasi yang telah dicapai kementerian ini.

“Ujicoba sukses sistem pertahanan udara Bavar 373 merupakan salah satu prestasi Kementerian Pertahanan,” katanya, Kamis (6/9/2018).

Dia menjelaskan bahwa sistem yang menyerupai sistem S-300 buatan Rusia ini memiliki jarak tempuh 200 kilometer, sedangkan ketinggian terbang rudalnya 27 kilometer, dan membuat Iran makin mandiri dalam teknologi militer mutakhir.

Dia kemudian menyinggung jet tempur terbaru buatan Iran yang dinamai “Kowsar”. Menurutnya, jet tempur ini telah diserahkan kepada Angkatan Udara Iran, dan semua komponen dan programnya telah dibuat sendiri oleh Iran.

Dia menambahkan, “Pemimpin Besar Revolusi Islam (Grand Ayatullah Sayyid Ali Khamenei) benar ketika menegaskan bahwa Amerika tidak akan mengobarkan perang terhadap kami karena Amerika tahu persis kekuatan senjata dan rudal kami. Tentu kami tahu beberapa teknologi pertahanan, dan ini siap digunakan dalam reaksi sengit dan telak terhadap segala ancaman.”

Lebih lanjut, tanpa memberikan keterangan lebih rinci, Wakil Menteri Pertahanan Iran Ghassem Taghizadeh mengatakan bahwa pada peringatan ke-40 tahun kemenangan revolusi Islam Iran yang jatuh pada tanggal 11 Februari mendatang negara republik Islam ini akan akan meluncurkan satelit lagi ke ruang angkasa. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*