Teheran, LiputanIslam.com – Petinggi Angkatan Laut (AL) Iran mengumumkan bahwa negaranya akan segera meluncurkan kapal selam baru buatan dalam negeri yang diberi nama “Fateh” (Penakluk).

“Kapal selam Fateh yang 100 persen bersumber pada teknologi dalam negeri akan bergabung dengan AL Iran, dan segera dioperasikan,” kata Laksamana Muda Siavash Jarreh, penasehat senior Komandan AL Iran Laksamana Muda Habibollah Sayyari kepada IRNA, Minggu (4/12/2016).

Dia mengapreasi jerih payah para ahli Iran  yang telah membuat negara ini menjadi satu di antara sedikit  negara di dunia yang mampu membuat kapal selam, termasuk Amerika Serikat, Rusia, Perancis , Inggris dan Cina.

AL Iran mengerahkan kapal selam pertamanya sekitar dua dekade silam dan berhasil menguasai teknologi canggih di sektor ini meskipun tak henti-henti dihantam badai embargo Barat.

Sejauh ini Iran telah meluncurkan beberapa kelas kapal selam canggih buatannya sendiri, termasuk Ghadir, Qaem, Naham, Tareq dan Sina.

Fateh dengan berat 600 ton tergolong kapal selam semi-berat, dilengkapi dengan capaian tertinggi di bidang pengembangan (state of the art/SOTA) persenjataan seperti torpedo dan ranjau laut, dan dapat menyelam hingga kedalaman lebih dari 200 meter dari permukaan laut selama hampir lima minggu.

Jarreh menambahkan bahwa AL Iran sangat tangguh dan sangat siap untuk melawan setiap ancaman terhadap negara ini.

“Angkatan Laut Iran memonitor pergerakan semua kapal asing saat ke saat setelah mereka masuk ke wilayah utara Samudera Hindia… Sepenuhnya siap melawan armada asing yang tamak,” katanya.

Dia juga menlanjutkan bahwa AL Irak sejak mengirim pasukannya ke Teluk Aden berhasil melindungi banyak kapal dari serangan bajak laut di perairan tersebut.

Dia menjelaskan pada tahun 2008 AL Iran telah mengawal 1,884 kapal, dan terlibat kontak senjata langsung dengan bajak laut sekira 300 kali.

Sementara itu, juru  bicara komisi keamanan parlemen Iran, Majelis Syura Islam, Hossein Taghvae mengatakan Iran telah menerima sepenuhnya sistem penangkis rudal S-300 dari Rusia. (mm/presstv/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL