Teheran, LiputanIslam.com –   Menanggapi pernyataan para menlu Uni Emirat Arab dan Bahrain mengenai Iran, Kemlu Iran menyebut mereka terlalu kecil untuk berbicara semua persoalan.

“Ada sebagian orang yang kapasitasnya tak layak berbicara semua persoalan…  Orang-orang yang berbicara di luar kemaslahatan mereka mengenai kesepakatan nuklir itu  memandang dirinya berada dalam posisi hakim di depan kesepakatan ini… Tak perlu kami menanggapi mereka,” ungkap Juru Bicara Kemlu Iran Behram Qasemi, Senin (25/9/2017).

Sebelumnya, Menlu UEA  Abdullah bin Zayed Al Nahyan menyatakan, “Iran telah melanggar spirit dan teks perjanjian nuklir.” Sedangkan sejawatnya dari Bahrain, Khalid bin Ahmed Al Khalifa, mengatakan, “Iran campur tangan dalam urusan regional.”

Jubir Kemlu Iran menambahkan tak perlu ada mediator antara Amerika Serikat dan Iran, tapi tidak demikian berkenaan dengan Arab Saudi.

Tentang Saudi Qasemi mengatakan, “Kami belum mendapatkan pandangan yang cermat dan jelas mengenai negara ini…  Kami menerima surat-surat dari Riyadh yang isinya berlawanan satu sama lain.” (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL