Teheran, LiputanIslam.com –  Juru bicara Kemlu Iran Behram Ghassemi menyatakan prihatin atas apa yang disebutnya “kesalahan sebagian pemimpin Arab dan Islam dalam memilah kawan dan lawan.” Dia juga menegaskan negaranya sama sekali tidak memerlukan campurtangan urusan negara lain.

“Republik Islam Iran berulangkali menegaskan pihaknya sama sekali tidak memerlukan campurtangan terhadap urusan negara-negara lain. Negara ini konsisten pada prinsip kerukunan hidup bertetangga, menghormati kedaulatan negara-negara lain, dan tidak mencampuri urusan internal negara-negara lain,” katanya.

Dia menambahkan, “Kami tak dapat menyembunyikan keprihatinan kami yang mendalam terhadap sebagian pemimpin Arab dan Islam yang bukannya serius mengangkat berbagai isu krusial regonal dan dunia Islam serta bahaya bersama yang mengancam semua negara Islam tapi malah keliru, entah disengaja atau tidak, dalam memilah antara kawan dan lawan.”

Dia juga mengatakan, “Sangat disayangkan sekali, dengan cara mendistorsi fakta sebagian di antara mereka menempatkan Iran pada posisi Rezim Zionis sebagai musuh bagi umat Islam dan Arab.”

(Baca: KTT Liga Arab ke-28 Digelar Di Yordania Di Tengah Suasana Konflik )

Pernyataan jubir Kemlu Iran ini disampaikan menyusul perilisan deklarasi KTT Liga Arab ke-28 di Yordania yang antara lain menuding Iran mencampuri urusan internal negara-negara, berusaha mengacaukan stabilitas dan keamaman, dan menebar sentimen sektarian mazhab.  (mm/raialyoum/tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL