Teheran, LiputanIslam.com –  Jubir Kemlu Iran Bahram Qasemi, Senin (26/3/2018), menepis pernyataan bersama menteri luar negeri dan menteri pembangunan Inggris yang menuduh Iran mengirim senjata ke Yaman.  Qasemi juga balik menuding Inggris terlibat dalam kejahatan perang di Yaman.

Qasemi menyatakan bahwa Inggris bertanggungjawab langsung atas kejahatan yang sudah berlangsung selama tiga tahun itu karena Inggris menjual senjata dan memberikan bantuan logistik dan intelijen kepada Saudi dan sekutunya serta membantu pemberlakuan blokade tak berprikemanusiaan terhadap bangsa Yaman.

Qasemi mengatakan bahwa seandainya benar bahwa Inggris mengupayakan mekanisme politik untuk penyelesaian krisis Yaman maka tentunya sejak awal sudah meminta kepada negara-negara Arab Teluk pemborong senjata Inggris supaya menghentikan perang, menyudahi blokade, dan mengupayakan dialog sesama anak bangsa Yaman.

Jubir Kemlu Iran mengingatkan bahwa khalayak dunia mengetahui betapa kejahatan perang di Yaman dilakukan dengan menggunakan senjata yang berasal dari Inggris dan Amerika Serikat (AS), dan karena itu tindakan mengkambing hitamkan Iran tidak akan membuat keduanya lolos dari tanggungjawab atas kejahatan itu.

Qasemi lantas menjelaskan bahwa Iranlah yang jelas-jelas telah mengajukan prakarsa penyelesaian yang terdiri atas empat pasal bagi krisis Yaman.

Menurutnya, Iran sejak awal krisis Yaman sudah berulangkali menekankan bahwa krisis ini hanya dapat diselesaikan melalui jalur dialog. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL