iran-behram-qassemiTeheran, LiputanIslam.com –  Juru bicara Kemlu Iran Behram Ghasemi mengingatkan Uni Emirat Arab (UEA) dan Kerajaan Arab Saudi supaya tidak membawa-bawa kesucian Islam untuk melicinkan “tujuan-tujuan kotornya.”

Hal ini dia kemukakan sebagai tanggapan atas klaim Uni Emirat Arab bahwa para pejuang Ansarullah (Houthi) Yaman telah menembakkan rudal balistiknya ke arah Mekkah.

“Klaim serangan rudal Yaman terhadap Mekkah al-Mukarramah bahkan merupakan dagelan,” katanya, Jumat (28/10/2016).

“Kami menyarakan otoritas UEA dan Saudi agar tidak menjadikan tempat-tempat suci dan berkah Islam sebagai senjata untuk mencapai tujuan-tujuan hinanya, dan tidak mengandalkan distorsi, kemunafikan, penebaran perpecahan, dan praktik berbahaya ini untuk menutupi keteteran dan kekalahannya,” imbuh Ghasemi.

Dia juga menegaskan, “Ketataan bangsa Yaman kepada agama dan kecintaannya kepada tempat-tempat suci Islam lebih besar daripada kaum Wahabi dan para raja yang selama ini bukannya mengandalkan umat Islam, tapi malah bergantung kepada Amerika Serikat dan entitas Israel untuk melindungi singgasana mereka. Bangsa Yaman lebih peduli untuk menjaga dan melindungi kehormatan Haramaian al-Syarifain daripada para agresor yang telah membantai anak-anak kecil.”

Di bagian akhir statemennya, jubir Kemlu Iran menegaskan bahwa pihak-pihak yang menjadikan kehormatan Mekkah sebagai pijakan untuk niat-niat jahatnya pada akhirnya akan semakin terungkap belangnya di depan umat Islam. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL