Teheran, LiputanIslam.com –  Asisten khusus ketua palemen Iran urusan internasional, Hossein Amir Abdollahian, menyatakan bahwa Iran tetap akan mempertahankan keberadaan para penasehat militernya di Suriah untuk membantu pemerintah dan Pasukan Arab Suriah (SAA) meneruskan operasi penumpasan terorisme.

Saat menyambut Dubes Palestina untuk Iran, Solah al-Zawawi, di Teheran, Ahad (8/7/2018), Abdollahian mengatakan, “Republik Islam Iran tetap melanjutkan dukungannya yang solid kepada muqawamah (resistensi anti Israel) dan tidak akan mundur dalam masalah Palestina dan ancaman Rezim Zionis (Israel) terhadap semua negara kawasan.”

Abdollahian yang juga menjabat Sekjen Konferensi Internasional Peduli Palestina menegaskan bahwa resistensi serta referendum yang melibatkan semua penduduk pribumi Palestina, baik Muslim maupun Kristen dan Yahudi, merupakan dua unsur utama untuk penyelesaian kemelut Palestina.

Dia kemudian memastikan bahwa setelah kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kalah Israel sebenarnya ingin berbuat banyak untuk mengacaukan Suriah, namun terhalang oleh keberadaan pasukan Poros Resistensi.

“Israel berambisi menguasai Suriah pasca ISIS, namun pasukan Poros Resistensi dan para penesehat militer Iran masih akan tetap bersama Suriah dalam melawan terorisme,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa bangsa Suriah tidak akan pernah lagi membiarkan negaranya berubah menjadi ajang pergerakan terorisme yang didalangi oleh kaum Zionis.  (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*