Teheran, LiputanIslam.com –  Ketua komisi kemananan nasional dan hubungan luar negeri parlemen Iran Alaeddin Buroujerdi memastikan bahwa kubu muqawamah (resistensi) kini telah berubah menjadi kubu yang tangguh untuk menghadapi Rezim Zionis Israel dan telah mengacaukan perhitungan Amerika Serikat (AS) dan negara-negara sekutunya di Timteng.

Hal ini dia katakan saat menerima kunjungan ketua fraksi muqawamah parlemen Lebanon, Mohammad Raad, di Teheran, Iran, Selasa (25/7/2017).

Dia menjelaskan bahwa kubu muqamawah anti Zionis ini merupakan aset bagi seluruh umat Islam.

“Kubu muqawamah telah berubah menjadi kubu tangguh dan tak terkalahkan dalam menghadapi rezim yang menduduki al-Quds (Baitul Maqdis/Yerussalem) sehingga mengacaukan perimbangan AS dan para sekutu regionalnya dengan seluruh kemampuan militer mereka,” tutur Boroujerdi.

Dia menegaskan bahwa mendukung poros muqawamah dan Hizbullah merupakan kewajiban bagi seluruh umat Islam di dunia.

“Republik Islam Iran memberikan penekanan tersendiri pada upaya peningkatan kedudukan umat Islam dalam hubungan global dan regional serta penjagaan persatuan umat Islam dalam menghadapi musuh,” lanjutnya.

Mengenai kemenangan Hizbullah melawan kelompok teroris Jabhat al-Nusra di kawasan Arsal, Lebanon, dia mengatakan, “Menjaga persatuan kekuatan-kekuatan muqawamah dan memulihkan kemakmuran di berbagai kawasan yang telah dihancurkan oleh kelompok-kelompok takfiri harus diprioritaskan.”

Di pihak lain, Mohammad Raad mengapresiasi dukungan Iran selama ini kepada Lebanon serta kepedulian negeri mullah ini kepada “bangsa-bangsa tertindas di dunia.” Dia juga menegaskan bahwa kejayaan revolusi Islam di Iran telah membangkitkan rasa percaya diri, semangat dan keberanian untuk berjihad dalam artinya yang sejati melawan musuh-musuh umat Islam. (mm/fna/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL