Teheran, LiputanIslam.com –  Juru bicara Kemlu Iran Behram Qasemi menyatakan bahwa Dubes Iran untuk Kuwait masih akan terus menjalankan tugasnya di Kuwait, dan Iran juga masih mempertahankan haknya untuk bereaksi terhadap keputusan pemerintah Kuwait mengurangi banyak jumlah diplomat Iran di Kuwait.

“Dubes kami untuk Kuwait masih bertahan di sana dan tidak akan meninggalkan negara ini, tapi perlu diketahui bahwa kami mempertahankan hak untuk menanggapi tindakan itu, dan akan memberikan tanggapan pada saatnya yang tepat,” kata Qasemi dalam jumpa pers di Teheran Senin (24/7/2017).

Mengenai tindakan Kuwait tersebut Qasemi mengatakan, “Kuwait telah memberitahu Dubes Iran keharusan mengurangi jumlah diplomat Iran, sedangkan pemilihan para diplomat yang akan beranjak ada di tangan Kedubes Iran sendiri, dan jangka waktu untuk penerapan hal ini ialah satu setengah bulan.”

Mengenai reaksi Iran sendiri dia mengatakan, “Jumlah para diplomat Kuwait di Iran lebih sedikit daripada jumlah diplomat kami di sana.”

Kamis pekan lalu pemerintah Kuwait telah memangkas jumlah diplomat Iran di Kedubes Iran untuk Kuwait, menutup beberapa atase di dalamnya, dan membekukan kegiatan komisi-komisi bersama kedua negara.

Memburuknya hubungan Iran-Kuwait ini dipicu oleh tuduhan Kuwait bahwa Iran terlibat dalam kasus “Sel Al-Abdali” di mana puluhan orang Kuwait yang berstatus buronan telah divonis penjara melalui pengadilan in-absentia dengan dakwaan melakukan kegiatan mata-mata untuk kepentingan Iran serta menyimpan senjata dalam jumlah secara ilegal.  (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL