Teheran, LiputanIslam.com –  Penasehat komandan umum Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Hamid Reza Moghaddamfar, Selasa (20/6/2017), menyatakan bahwa serangan rudal Iran belum lama ini terhadap posisi kelompok teroris ISIS di Suriah masih merupakan bagian kecil dari balasan yang lebih besar. Dia juga menyebutkan bahwa gudang-gudang Iran penuh dengan rudal yang digunakan dalam serangan tersebut.

Dalam wawancara televisi mengenai serangan yang terjadi Minggu malam lalu (18/6/2017) itu dia menambahkan, “Sebelumnya patut diperhatikan bahwa serangan rudal baru-baru ini menunjukkan kemampuan nasional bangsa Iran… IRGC telah menghimpuan semua data inteljen mengenai bangunan-bangunan yang menjadi sasaran, dan rudal-rudal itu telah jatuh di pangkalan-pangkalan para teroris takfiri, markas utama mereka di Suriah, dan yang tergolong pusat logistik serta gudang-gudang senjata dan amunisi mereka.”

Dia juga menilai kota Deir Ezzor sekarang merupakan markas utama para teroris ISIS setelah mereka kalah di Aleppo dan Mosul.

Menurutnya, para teroris mengetahui bahwa informasi yang telah dihimpun oleh IRGC datang bukan hanya dari pesawat-pesawat nirawak, melainkan juga dari dalam kelompok-kelompok teroris sendiri.

“Sejauh ini eksistensi Iran (di Suriah) baru sebatas asistensi militer, tapi dengan adanya operasi (serangan rudal) ini Iran praktis telah masuk ke gelanggang akibat ‘petasan’ dan kesalahan besar yang dilakukan oleh para teroris,” lanjutnya.

Dia juga mengatakan bahwa serangan rudal kali pertama ini menandakan potensi Iran untuk melesatkan rudal lagi.

“Musuh-musuh mengetahui bahwa gudang-gudang Iran penuh dengan rudal-rudal ini,” pungkasnya. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL