Teheran, LiputanIslam.com –  Kemlu Iran mengimbau Korut agar berhati-hati terhadap janji-janji yang mungkin akan diberikan oleh Amerika Serikat (AS) dalam pertemuan puncak Korut-AS yang akan diselenggarakan di Singapura, Selasa (12/6/2018).

Jubir Kemlu Iran Bahram Qasemi, Senin (11/6/2018), mengatakan, “Teheran menyokong perdamaian dan stabilitas di Semenangjung Korea dan mendukung langkah apapun yang berguna bagi stabilitas kawasan ini, tapi kami tak dapat percaya kepada AS. Kami mengimbau Korut agar waspada dan berhati-hati di depan janji-janji AS.”

Pada 8 Mei lalu AS keluar dari perjanjian nuklir Iran yang dinamai “Joint Comprehensive Plan of Action” (JCPOA), lalu menerapkan lagi semua sanksi terhadap Iran yang semula dicabut sesuai perjanjian ini. Sikap AS ini bahkan juga mengejutkan negara-negara Eropa yang turut meneken JCPOA, dan berharap perjanjian ini tetap diterapkan sepenuhnya.

Menlu AS Mike Pompeo jumpa pers di Singapura, Senin, sehari menjelang pertempuan puncak Trump dan Kim, mengatakan bahwa negaranya siap memberikan jaminan keamanan yang lebih besar dari sebelumnya kepada Korut.

Dia mengatakan bahwa AS bertekad untuk perlucutan senjata nuklir karena, menurutnya, juga andil bagi jaminan keamanan AS sehingga Washington siap memberikan jaminan keamanan lebih besar kepada Pyongyang.

Pompeo menambahkan bahwa Trump telah menjelaskan bahwa sanksi terhadap Korut tidak akan dicabut sebelum tercapai kemajuan dalam upaya diplomatik. (mm/rt/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*