Iran Amir-AbdollahianAbu Dhabi, LiputanIslam.com – Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengimbau kepada semua pihak terkait dalam krisis Suriah supaya dukungan asing kepada kelompok-kelompok militan dan ekstrimis di Suriah segera dihentikan, terutama karena ancaman dan bahaya krisis ini telah membayangi stabilitas seluruh kawasan Timur Tengah.

Deputi Menteri Luar Negeri Iran Urusan Arab dan Afrika Hossein Amir-Abdollahian menegaskan, konflik di Suriah hanya bisa diatasi apabila suplai senjata dan gelombang militan yang disponsori asing dihentikan. Pernyataan ini dikemukakan Amir-Abdollahian dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) Anwar Mohammed Qarqash di Abu Dhabi, UEA, Rabu (02/04).

“ Siapapun tidak akan optimis mengenai penyelesaian krisis Suriah dan penderitaan rakyat negara ini kecuali jika pengiriman senjata dan teroris ke Suriah dihentikan,” ungkap dia, sebagaimana dikutip IRNA.

Menurut Amir-Abdollahian, Teheran memandang perundingan Iran dengan negara-negara sekitarnya sebagai satu jalur yang efektif untuk memerangi terorisme dan eksterimisme serta mengatasi konflik sektarian di Timur Tengah.

Di pihak lain, Mohammed Qarqash mengakui bahwa krisis Suriah tidak dapat diatasi melalui jalur militer, melainkan harus melalui jalur politik. Dia juga menekankan bahwa merebaknya ekstrimisme, kekerasan dan sentimen etnik hanya akan mengancam kepentingan negara-negara regional. Karena itu, lanjutnya, pertukaran pendapat antarnegara regional adalah satu-satunya jalan untuk mengatasi ancaman ini. (mm/presstv/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*