Teheran, LiputanIslam.com –  Sekretaris Dewan Kebijakan Iran, Mohsen Rezaee, menyatakan bahwa pengiriman pasukan Arab ke Suriah akan menimbulkan berbagai dampak berbahaya, termasuk konflik mereka dengan Turki.

Pernyataan ini merupakan tanggapan pertama otoritas Iran terhadap seruan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada negara-negara Arab agar mengirim pasukan ke Suriah.

“Keberadaan pasukan negara-negara Arab di Suriah utara dapat menimbulkan konflik berbahaya dengan Turki,” ujarnya, Rabu (25/4/2018).

Rezaee juga menegaskan, “Langkah pengiriman pasukan Arab ke Suriah akan sia-sia.”

Menyinggung serangan Israel beberapa waktu lalu ke Lanud T-4 di bagian tengah Suriah, dia menegaskan bahwa balasan Iran merupakan “perkara yang pasti” akan terjadi.

Pada bulan lalu Trump berulangkali menyatakan bahwa negara-negara Arab harus memainkan peranan mendasar dalam penumpasan terorisme di Suriah. Dia juga mengungkapkan keinginan kuatnya untuk menarik pasukan AS dari Suriah.

Media AS mengutip keterangan sumber-sumber pejabat negara ini bahwa Trump berusaha menggerakkan pasukan negara-negara Arab agar menggantikan pasukan AS di Suriah demi stabilitas situasi di Suriah utara.

Selanjutnya, Saudi mengadakan pembicaraan dengan AS mengenai kemungkinan pengiriman pasukan koalisi militer Islam untuk pemberantasan terorisme di Suriah.

Dalam konteks ini, Menlu Saudi Adel al-Jubeir, mendesak Qatar agar mengirim pasukannya ke Suriah jika tidak ingin kehilangan dukungan militer AS.

Berbagai bocoran informasi juga menujukkan bahwa Trump juga mulai membahas masalah ini dengan pemerintah Mesir. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL