Teheran, LiputanIslam.com –  Jubir Kemlu Republik Islam Iran Bahram Qasemi, Sabtu (4/8/2018),  menyatakan Teheran berhasil mengubah tantangan yang berasal dari perilaku negara musuhnya, Amerika Serikat (AS), menjadi kesempatan untuk memperbaiki dan memperkuat hubungan regional dan globalnya.

Di taraf regional, Qasemi menyebut contohnya bahwa dewasa ini sedang berlangsung perundingan Iran dengan Arab Saudi.

“Dunia akan melihat dibukanya lagi kantor kepentingan masing-masing di Teheran dan Riyadh dalam waktu dekat,” ujarnya.

Mengenai hubungan Iran dengan Eropa dia mengatakan bahwa kondisinya terlampau jelas untuk disinggung lagi.

Jubir Kemlu Iran berkesimpulan bahwa banyak negara dunia kecewa atas perilaku AS terhadap Iran sehingga alih-alih merespon desakan Presiden AS Donald Trump mereka justru memperkuat hubungan dengan Iran dan menolak seruan boikotnya terhadap minyak dan komoditas Iran.

“Sebagian negara bahkan bersedia berbicara dengan AS sembari berharap AS akan mengubah kebijakannya terhadap Iran,” pungkas Qasemi.

Sementara itu Menhan Iran Amir Hatami menyatakan AS dan negara-negara sekutunya telah mengalokasikan dana dengan jumlah yang sangat fantastis sebesar US$ 500 juta untuk membangkitkan kekacauan di kawasan dan menggoyang keamanan Iran.

“Salah satu negara regional mengaku telah mengeluarkan dana US$ 137 miliar untuk membangkitkan kekacauan di Iran dan menyokong kelompok-kelompok teroris di Irak dan Suriah, dan dalam rangka AS telah mengalokasi dana US$ 500 miliar,” terangnya. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*