Teheran, LiputanIslam.com –  Angkatan Bersenjata Iran dan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memulai latihan perang di Teluk Persia di dekat kawasan strategis Selat Hormoz, salah satu jalur terpenting pengiriman minyak di Timteng, Jumat (21/9/2018).

TV Iran melaporkan manuver ini mengerahkan 26 jet tempur F-4, Su-22, dan Mirage F1 serta beberapa helikopter penyerang dan lain-lain.

Juru bicara IRGC, Brigjen Ramezan Sharif, menyatakan latihan perang ini digelar oleh Angkatan Bersenjata Iran di Bandar Abbas, Iran selatan, dengan IRGC selaku tuan rumahnya.

Dia menyebutkan bahwa latihan ini memperlihatkan kekuatan preventif Iran di semua level pertahanan bersamaan dengan momen peringatan “Pekan Pertahanan Suci”.

Menurutnya, manuver ini akan dimulai pada Sabtu pagi waktu setempat dengan melibatkan 600 kapal dari berbagai jenis berat dan ringan serta jet tempur Angkatan Bersenjata, IRGC, dan pasukan keamanan dalam negeri.

“Puluhan jet tepur Angkatan Udara IRGC juga akan mengikuti latihan perang ini, selain 200 kapal pasukan relawan yang merepresentasikan ribuan kapal lain relawan,” ungkapnya.

Dia menjelaskan bahwa berbagai raihan dan kemampuan pertahanan Angkatan Bersenjata akan diperagakan dalam manuver ini.

“Latihan perang ini akan diadakan di kawasan pantai  Teluk Persia dekat Selat Hormuz, dan akan terlihat baghwa Angkatan Bersenjata Iran siap menjalankan tekad pemimpin dan rakyat untuk menghadang segala bentuk ancaman agresor di kawasan strategis ini,” pungkasnya.

Iran pernah beberapa kali mengancam akan memblokir Selat Hormuz setelah Amerika Serikat (AS) menerapkan kembali sanksi larangan ekspor minyak Iran yang mulai diberlakukan sejak 4 November mendatang.

Iran menyatakan akan menempuh tindakan militer untuk memblokir ekspor minyak dari negara lain, termasuk sekutu AS di Timteng melalui Selat Hormuz, jika AS mengusik ekspor minyak Iran. (mm/alalam/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*