jubir kemlu iran hossein jaberi ansariTeheran, LiputanIslam.com – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Hossein Jaber Ansari mengutuk serangan teroris yang menewaskan dan melukai beberapa orang di Jakarta, Kamis (14/1). Bersamaan dengan ini Presiden Iran Hassan Rouhani menerima kunjungan Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Marsudi dan menyatakan kesiapan negaranya mengembangkan kerjasama dengan Indonesia di semua bidang.

Ansari menyatakan pemerintah dan rakyat Iran turut prihatin dan berbela sungkawa kepada Indonesia atas tragedi tersebut.

Ansari mengatakan pihaknya berharap agar “aksi tak manusia itu tidak sampai menggoyahkan tekad bangsa Indonesia yang besar dalam melanjutkan upaya menyebarkan Islam dalam bentuknya yang jernih.”

“Aksi teror sedemikian rupa di negara yang bangsanya dikenal moderat dan senantiasa tergolong yang terdepan di dunia dalam menerima misi internasional untuk menjaga perdamaian menjadi bukti baru bahwa terorisme dan radikalisme tidak mengenal batas dan bahwa para teroris serta para pendukungnya dan orang-orang yang berada di balik mereka harus dihadapi dengan sungguh-sungguh,” ungkap Ansari, sebagaimana dilansir IRNA dan al-Alam.

Seperti ramai diberitakan, sejumlah teroris yang diduga sebagai anggota ISIS beraksi di beberapa tempat di Jakarta, termasuk di sekitar Sarinah di Jl. MH Thamrin, Kamis (14/1), mengakibatkan tujuh orang meninggal dan 23 luka-luka.

Presiden Iran Terima Kunjungan Menlu Indonesia

Di bagian lain, Presiden Iran Hassan Rouhani saat menerima kunjungan Menlu Indonesia Marsudi menyatakan kesiapan Iran mengembangkan kerjasama dengan Indonesia di segala bidang sesuai dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing.retno dan rouhani

“Kami siap mengembangkan hubungan kami dengan Jakarta di semua bidang,” ungkap Rouhani sembari mengingatkan bahwa hubungan Iran selama ini sangat bersahabat dengan Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia Islam.
Dia juga menyinggung persoalan terorisme yang melanda dunia Islam, termasuk Indonesia.
“Kita tidak boleh menunggu orang lain untuk memerangi terorisme, sebab negara-negara Islam cukup mampu untuk membersihkan kawasan dari para teroris,” katanya.

Dia juga menegaskan pentingnya solidaritas dan persatuan antarumat Islam.

“Tak ada jalan bagi dunia dan negara-negara Islam kecuali bekerjasama secara luas dan menjalin hubungan lebih kuat satu sama lain demi menggapai pertumbuhan dan kemajuan,” tuturnya.

Di pihak lain, Menlu Retno Marsudi juga menekankan keharusan bekerja untuk pengembangan kerjasama dan hubungan antara Jakarta dan Teheran.

“Indonesia berkomitmen pada pengembangan kerjasama dengan Iran, dan kita pasti akan melihat hubungan yang lebih kuat antara kedua negara di masa mendatang,” katanya, seperti dilansir al-Alam.

Dia menambahkan bahwa perdamaian dan stabilitas harus diprioritaskan. Menurutnya, hubungan persahabatan yang baik antarnegara Muslim akan dapat memperkokoh perdamaian dan stabilitas kawasan.

Dia menegaskan, “Umat Islam harus bersatu dalam konteks nilai-nilai Islam dan menghadapi berbagai tantangan utama yang ada di depan dunia Islam, termasuk terorisme dan radikalisme.”

Jauh sebelumnya, Menlu Retno Marsudi di Indonesia maupun di Iran dikabarkan akan berkunjung ke Iran terutama dengan tujuan membantu menyelesaikan ketegangan hubungan antara Iran dan Arab Saudi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL