iran ali fadaviTeheran, LiputanIslam.com – Komandan Angkatan Laut (AL) Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Laksamana Ali Fadavi menyatakan pihaknya telah mengeruk banyak data dari laptop dan smart phone para marinir Amerika Serikat (AS) yang ditangkap oleh pasukan IRGC di wilayah perairan Iran dekat pulau Farsi di Teluk Persia beberapa waktu lalu.

“Jika AS bermaksud jahat maka kami akan mengungkap rekaman-rekaman video yang akan membuat mereka semakin malu dan hina,” katanya dalam rapat parlemen Iran, Majelis Syura Islam, Teheran, Senin (1/2), sebagaimana dilansir FNA dan dikutip al-Alam.
Dalam rapat yang juga dihadiri oleh empat perwira IRGC yang telah menangkap 10 marinir AS karena telah melanggar wilayah perairan Iran itu dia juga mengatakan bahwa penangkapan tersebut bukanlah kali pertama, melainkan sudah keempat kalinya, dan sebelum itu IRGC bahkan juga menangkap tentara AS sekaligus Inggris di perairan Iran.

“Merupakan satu kebanggaan bagi Iran karena hal itu dilakukan sama sekali tanpa ada rasa gentar… Meskipun pulau Farsi kecil dan berjarak 130 km dari pesisir Iran, tapi kami sepenuhnya siaga di sana maupun di tempat-tempat lain yang serupa. Begitu kapal-kapal AS masuk ke wilayah perairan Iran beberapa ratus meter kami segera bergerak dan menangkap mereka, ” ungkap Fadavi.

Sebelumnya Iran telah memublikasikan penggalan rekaman video singkat peristiwa penangkapan itu. (Baca: Video Penangkapan Marinir AS Bangkitkan Kemarahan di Washington)  Namun Fadavi mengatakan bahwa rekaman video operasi penangkapan berdurasi beberapa jam dengan konten yang dapat membuat AS semakin malu dan hina jika dipublikasikan.

“AS mengaku marah dan malu melihat tentaranya mengangkat tangan di atas kepala. Padahal mereka akan ratusan kali lebih malu seandainya melihat rekaman-rekaman lainnya. Namun kita tidak ingin menghina pemerintah dan bangsa lain. Hanya saja, jika mereka bermaksud menghina Iran dan berbuat jahat maka kami akan segera memublikasi rekaman-rekaman itu agar mereka semakin malu dan hina,” ancam Fadavi.

Dia melanjutkan, “AL IRGC juga telah mengeruk banyak data dari laptop dan smart phone mereka (marinir AS), dan ini juga dapat dipublikasi sesuai keputusan yang diambil.”

Dia juga menegaskan bahwa AS adalah musuh bebuyutan IRGC karena AS-lah biang kerok semua musuh Iran seperti Zionis dan kelompok-kelompok radikal dan teroris, permusuhan sebagian negara regional terhadap Iran, dan aksi makar sebagian oknum di dalam negeri. (Baca juga: Ayatollah Khamenei Anugerahkan Medali Kemenangan untuk IRGC Angkatan Laut(mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL