pelestina rudal hamasTel Aviv, LiputanIslam.com – Beberapa media Israel Rabu (9/7/2014) mengklaim Iran telah menyelundupkan rudal jarak jauh untuk gerakan Palestina Hamas. Menurut laporan Rai al-Youm, harian Israel Yediot Aharonot telah melansir klaim tersebut dengan mengutip keterangan sumber militer Israel yang tak disebutkan namanya.

“Iran telah menyelundupkan ke Hamas rudal dengan jarak tempuh yang belum pernah ada sebelumnya (dalam perang Palestina-Israel), yaitu mencapai 110 kilometer,” ujar sumber tersebut.

Menurut koran Israel tersebut, baru pertama kalinya kota Hadera mendapat serangan rudal dari Hamas, dan baru sekarang pula hal ini terjadi dalam sejarah perang Palestina-Israel. Radio Israel melaporkan bahwa menurut sumber-sumber militer Israel, Hamas sekarang memiliki rudal jarak jauh yang mungkin bisa menjangkau titik terjauh Israel di utara dan bahkan Dataran Tinggi Golan.

Militer Israel Selasa (8/7/2014) sempat menepis klaim Brigade Izzuddin al-Qassam bahwa sayap militer Hamas ini telah menembakkan rudal ke kota Hadera, namun beberapa jam kemudian militer Israel mengakui adanya serangan rudal tersebut.

Dalam statemennya militer Israel menyatakan ada tujuh rudal jarak jauh yang ditembakkan pihak Palestina ke kota Baitul Maqdis, Hadera, Tel Aviv, Rishon leZion dan Rehovot.

 TV Israel Channel 2 menyebut rudal-rudal itu mengejutkan, belum pernah terjadi dalam sejarah perang Israel dengan Palestina, dan menjangkau 5 juta penduduk Israel.

Parlemen Israel, Knesset, dalam rapatnya Selasa (8/7/2014) menyatakan bahwa Hamas merencanakan serangan rudal lebih lanjut ke berbagai kawasan Israel.

Berbagai sumber Israel yang dikutip Rai al-Youm menyebutkan bahwa “kejutan” rudal jarak jauh pejuang Palestina membuat jutaan penduduk Israel panik. Tak kurang dari empat juta warga negara Zionis itu berhamburan dan terpaksa berlindung ke dalam ke tempat-tempat yang lebih aman, termasuk ke dalam bunker-bunker yang tersedia.

Radio Militer Israel mengumumkan di Hadera telah ditemukan rudal jenis M302 rakitan Suriah dengan jarak tempuh lebih dari 100 kilometer. Radio itu menambahkan bahwa di Gaza terdapat puluhan rudal dengan jenis yang sama dan berat 120 kg.

Di pihak lain, Brigade al-Qassam mengklaim pihaknya telah menggempur kota Haifa, Tel Aviv dan al-Quds (Jerussalem) dengan rudal-rudal buatan lokal. Sayap militer Hamas ini menambahkan bahwa Haifa digempur dengan rudal baru yang diberi nama R-160 (Rantisi), sedangkan Jerussalem dan Tel Aviv dengan rudal M-75 (Muqawama) dan rudal J-80 (Jaabari).

TV Israel Channel 10 melaporkan bahwa adanya rudal-rudal jarak jauh itu sangat mengejut dan mengacaukan perkiraan badan-badan keamanan Israel.

Sumber-sumber Palestina menyatakan terjadi ledakan kuat di al-Quds Rabu (9/7/2014). Para saksi mata mengaku melihat sejumlah rudal melesat di angkasa dan tak lama kemudian terdengar beberapa kali suara ledakan yang sangat kuat.

Laporan lain dari Falestin al-Youm menyebutkan bahwa Israel juga dikejutkan oleh adanya senjata anti serangan udara di tangan pejuang Palestina. Seorang petinggi militer Israel mengatakan, “Militan Palestina telah menembaki jet-jet tempur Israel dengan roket anti serangan udara jenis Strela dan Igla.” Namun dia menyatakan tidak ada jet Israel yang jatuh akibat tembakan tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL