Teheran, LiputanIslam.com –   Iran dan Arab Saudi terlibat aksi saling menuntut perubahan sikap. Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menyatakan siap untuk segera bertolak ke Riyadh, Arab Saudi, jika pemerintah Saudi bersedia mengubah kebijakannya.

“Kami terbuka untuk negara-negara Teluk Persia, tapi sayang, dua atau tiga di antaranya memilih jalan lain, jalan yang berbahaya bagi mereka sendiri sebelum bagi semua (negara lain),” ujarnya dalam wawancara khusus dengan saluran TV al-Alam milik Iran, Kamis (30/5/2019).

Dia menambahkan, “Seandainya pemerintah Saudi berkenan mengubah sikapnya maka saya dapat pergi ke Riyadh, besok.”

Baca:  Rouhani: Jika Sanksi AS Dicabut, Iran Mungkin Akan Terima Perundingan

Dia juga mengatakan bahwa dia mengadakan safari ke negara-negara regional dan lain-lain dengan membawa pesan mengenai keharusan Amerika Serikat menghentikan tindakannya melanggar undang-undang internasional dan menebar ancaman perang secara ilegal terhadap bangsa Iran.

Di pihak lain, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir menyatakan negaranya bukan menghendaki pecahnya perang di kawasan Teluk Persia, melainkan “berusaha melindungi wilayah, rakyat, dan kepentingannya dengan cara-cara yang relefan.”

Baca: AS Tuding Iran Berada Di Balik Serangan Ke Kapal-Kapal Di Dekat Perairan UEA

Kepada surat kabar Asharq al-Awsat yang bermarkas di London, Kamis, dia mengimbau Iran menghentikan kebijakan politiknya selama ini di kawasan “jika memang ingin menjadi bagian dari masyarakat internasional.”

Mengenai tiga Konferensi Tingkat Tingkat (KTT) yang diadakan di Mekkah al-Mukarromah pada Kamis dan Jumat (30-31/5/2019) al-Jubeir mengatakan bahwa KTT luar biasa Dewan Kerjasama Teluk (GCC) dan Liga Arab bertujuan menyayangkan perkembangan situasi regional terkini dan mengecam kebijakan Iran menyusul perkembangan ini, sedangkan KTT Organisasi Kerjasama Islam “adalah KTT biasa di mana penyerahaan jabatan ketua dari Turki kepada negara ketua berikutnya yang diwakili oleh Saudi akan dilaksanakan.” (mm/alalam/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*