Teheran, LiputanIslam.com –   Juru bicara Kemlu Iran Bahram Qassemi, Minggu (3/9/2017), menyatakan negaranya telah memberi visa masuk kepada delegasi diplomatik Saudi untuk berkunjung ke Iran usai musim haji. Hal ini tercatat sebagai komunikasi diplomatik pertama antara dua negara yang hubungannya memanas dalam dua tahun terakhir.

Qassemi menjelaskan bahwa delegasi Saudi itu akan berkunjung ke Teheran untuk meninjau tempat-tempat yang semula ditinggali oleh para diplomat Saudi sebelum hubungan keduanya terputus dua tahun silam.

Di pihak lain, delegasi Iran juga akan berkunjung ke Saudi usai musim haji untuk keperluan yang sama.  Qassemi mengatakan bahwa Iran dan Saudi telah bersepakat saling kunjung untuk keperluan tersebut.

Menurutnya, visa masuk untuk delegasi diplomatik Saudi sudah sekian lama dikeluarkan, tapi kunjungan mereka tertunda karena faktor yang terkait dengan mereka sendiri, dan diperkirakan mereka baru akan berkunjung usai musim haji.

Jubir Kemlu Iran menepis laporan yang menyebutkan adanya ganti rugi Saudi kepada Iran terkait Tragedi Mina 2015. Dia mengatakan laporan itu sama sekali tidak berdasar karena kunjungan delegasi Saudi tersebut memang tak ada kaitannya dengan ganti rugi yang masih belum dibicarakan sampai sekarang.

Mengenai delegasi Iran, dia mengatakan bahwa mereka sudah mendapat visa masuk ke Saudi dua minggu lalu melalui Oman, namun belum dipastikan kapan mereka akan berkunjung ke Riyadh, sementara Iran sudah memberi visa kepada delegasi Saudi bahkan pada dua bulan lalu setelah ada permohonan dari Saudi.

Seperti diketahui, Saudi memutus hubungan diplomatiknya dengan Iran sejak awal tahun 2016 menyusul peristiwa unjuk rasa warga Iran di Kedubes Saudi di Teheran dan Konsulat Jenderalnya di Masyhad setelah otoritas Saudi memvonis hukuman mati kepada ulama Syiah terkemuka Saudi, Syeikh Nimr Baqir al-Nimr. (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL