peshmerga02Teheran, LiputanIslam.com – Iran belakangan ini sibuk membantu pasukan Kurdi Irak, Peshmerga, dalam perang melawan para teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di wilayah Kurdistan, demikian dikatakan Menteri Dalam Negeri Iran Abdolreza Rahmani Fazli Senin (25/8), sebagaimana dilaporkan PressTV.

Fazli menyatakan para pejabat pemerintah semi-otonomi Kurdistan (KRG) telah meminta bantuan pengarahan kepada Iran, termasuk di bidang pengorganisasian pasukan Kurdi.

Dia menambahkan bahwa strategi Iran mengarah pada pengusiran pasukan ISIS dari sebagian provinsi Irak yang mereka kuasai. Dia juga menyebutkan bahwa Teheran mengkhawatirkan jatuhnya kota-kota suci Islam Syiah Irak ke tangan teroris takfiri.

Presiden Iran Hassan Rouhani sebelumnya mengatakan bahwa kota-kota suci di Irak adalah “garis merah” bagi Iran. Jika kota-kota sampai terancam jatuh ke tangan teroris, katanya, maka tidak akan ada batasan bagi Iran untuk melancarkan operasi militer demi mempertahankan kota-kota tersebut.

Juni lalu dia mengatakan bahwa negaranya tidak akan tinggal diam demi melindungi kota-kota suci di Irak.

Para pejabat Kurdi mengatakan pasukan Peshmerga belakangan ini berhasil mengendalikan kawanan teroris ISIS dan mengusir mereka dari kota Guwair dan Makhmur di bagian utara provinsi Nineveh.

Pekan lalu, Peshmerga juga berhasil merebut kembali sebuah distrik di dekat gerbang timur kota Jalawla yang mengarah ke kota Diyala, 115 km timur laut Baghdad. Mereka juga mengendalikan situasi keamanan kawasan sekitar Bendungan Mosul setelah mereka berhasil merebut kembali fasilitas strategis itu dari cengkraman teroris ISIS.

Beberapa media Kurdi menyatakan pasukan Iran dan Irak berperan besar dalam pembebasan beberapa kawasan dari tangan gerombolan teroris ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL