Teheran, LiputanIslam.com –  Menteri Pertahanan Iran Hossein Dehghan menyatakan Amerika Serikat (AS)  memang sengaja mencari gara-gara karena menuduh Iran melakukan ujicoba rudal lagi.

“Pertama, tudingan ini ilusi belaka, sama sekali tidak terjadi. Kedua, seandainyapun terjadi maka itu tak ada urusannya dengan mereka (AS) sama sekali. Ketiga, program rudal Iran adalah program biasa, ujicoba rudal kami sudah terprogram sejak awal dan ditujukan untuk menjaga kesiapan pertahanan kami,” tutur Dehghan, Kamis (9/2/2017).

Sebelumnya, seorang pejabat AS menyatakan bahwa Rabu lalu (8/2/2017) Iran melakukan ujicoba rudal balistik lagi. Beberapa media AS mengutip pernyataan pejabat itu bahwa pada hari itu Iran meluncurkan rudal dari darat ke udara jenis Mersad dari  tempat yang juga digunakan untuk pelucuran rudal balistik pada bulan lalu.

Dehghan menambahkan, “Klaim-klaim nonsen ini bertujuan mengusik dan menggambarkan Iran sebagai musuh, yang dipersiapkan oleh Rezim Zionis (Israel),  untuk menebar dusta.”

Dia kemudian meminta negara-negara Arab Teluk Persia agar tidak termakan oleh agitasi AS terkait rudal Iran ini.

“Kami mengimbau negara-negara jiran di selatan Teluk Persia agar tidak tertipu oleh iklim penyesatan ini, karena Iran tidak pernah dan tidak akan pernah menjadi ancaman bagi mereka. AS melancarkan perang mental dan klaim AS ditujukan untuk menggalakkan transaksi senjata,” katanya.

Senada dengan ini, pesehat pemimpin tertinggi Iran urusan internasional Ali Akbar Velayati menyebut klaim-klaim Presiden AS Donald Trump tentang Iran justru menunjukkan keterpurukan AS di dunia meskipun sudah menguras banyak dana.

Dia meminta Trump berhenti bertingkah karena jika tidak maka “umat Islam akan memberinya pelajaran yang tak terlupakan.”

Kamis kemarin, Presiden Iran Hassan Rouhani dalam acara HUT ke-36 kemenangan revolusi Islam Iran  yang juga dihadiri para dubes dan perwakilan negara-negara sahabat menegaskan, “Republik Islam Iran selama ini tidak pernah mengagresi negara lain dan selanjutnyapun tidak akan pernah bermaksud berbuat demikian. Senjata kami hanya untuk pertahanan negara, dan dalam kondisi sekarang kami tidak akan membiarkan sebagian orang menebar ilusi untuk mengesankan bahwa situasi regional dan internasional sedang tidak sehat.” (mm/raialyoum/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL