Teheran, LiputanIslam.com –  Menteri Pertahanan Iran Brigjen Hossein Dehghan menyatakan negara akan segera menyelesaikan proyek pengembangan jet tempur “Qaher”, dan ujicoba terbang finalnya akan dilakukan pada tahun depan kalender Hijriah Syamsiah (HS) yang berlaku di Iran (dimulai 21 Maret 2017).

Seperti dikutip Fars News, dia menambahkan bahwa jet tempur ini akan ditempatkan di landasan terbang sebelum akhir tahun HS ini.

Proyek pengembangan pesawat tempur siluman satu kursi Qaher dipublikasikan sebelumnya pada tahun 2013.

Dia juga menepis anggapan bahwa proyek produksi jet tempur lain jenis Saeqeh dihentikan. Menurut, ujicoba terbang pesawat  tempur ini juga akan segera lakukan.

Belum lama ini Iran juga telah menguji coba sistem rudal pertahanan udara “Bavar 373” yang diklaim mirip dengan sistem S-300 buatan Rusia. Selain itu, Iran juga menguji coba rudal cruise “Nasr” buatannya yang, menurut Dehghan, berhasil membidik sasaran dengan tingkat presisi yang maksimal serta dapat ditempatkan di kapal perang, kapal selam, jet tempur dan komplek swa-gerak pantai.

Iran menggelar latihan perang besar-besaran bersandi velayat 95 pada 25 Februari hingga 1 Maret lalu di Selat Hormuz, Laut Oman dan bagian utara Samudera Hindia pada area seluas 2 juta km (770,000 mil) persegi.

Latihan perang ini mengerahkan berbagai unit angkatan laut termasuk kapal selam, kapal destroyer peluncur rudal, sistem perang elektronik, drone , dan jet tempur.

Dalam latihan perang ini telah dilakukan antara lain ujicoba rudal, operasi intelijen, penyebaran kapal selam dan operasi penyelamatan yang melibatkan berbagai peralatan angkatan laut termasuk kapal selam dan helikopter buatan Iran sendiri. (mm/farsnews/sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL