Baghdad, LiputanIslam.com – Negeri 1001 Malam, Irak, memperingati tahun pertama kemenangannya dalam perang melawan kelompok teroris besar Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Senin (10/12/2018).

Pada momen ini, Adel Abdul Mahdi sebagai perdana menteri baru Irak menyatakan janjinya untuk rekonstruksi negaranya yang telah diporak-porandakan oleh kawanan teroris berfaham Wahhabi tersebut, dan memulangkan para pengungsi ke kampung halaman mereka.

Pada Desember 2017 Irak mengumumkan keberhasilannya menumpas ISIS setelah tiga tahun menjalani perang yang menjatuhkan banyak korban di bagian barat dan utara negara ini.

Dalam kata sambutannya di tengah pesta yang mewarnai berbagai kawasan Irak pada peringatan ini, Abdul Mahdi mengatakan, “Irak telah mencetak kemenangan besar atas kekuatan keji teroris, dan kita telah menang dengan sangat mulia… Irak tidak akan menjadi sarang maupun jembatan bagi teroris, ataupun sumber agresi terhadap negara-negara lain.”

Kelompok teroris menyerbu Irak dari wilayah Suriah pada tahun 2014, kemudian menguasai lebih dari sepertiga wilayah Irak, dan menjadikan Mosul di bagian utara negara ini sebagai “ibu kota khilafah” setelah mereka menyebar luas di banyak kawasan Suriah dan Irak.

Sejauh ini, sebanyak 1,8 juta warga Irak masih berada di pengungsian yang tersebar di berbagai kawasan negara ini, dan sekira 8 juta orang masih memerlukan bantuan kemanusiaan. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*