Gaza, LiputanIslam.com –  Departemen Kesehatan Palestina menyatakan sebanyak 15 pemuda Palestina gugur syahid dan 1,416 lainnya luka-luka diterjang peluru tajam dan terkena gas air mata yang ditembakkan pasukan Zionis Israel ketika warga Palestina mengadakan unjuk rasa akbar peringatan Hari Bumi Palestina di dekat pagar perbatasan Jalur Gaza-Israel (Palestina pendudukan 1948), Jumat (30/3/2018).

Sejak Jumat pagi puluhan ribu orang Palestina melakukan aksi konsentrasi di sejumlah lokasi dekat dinding pemisah Jalur Gaza-Israel sebagai respon atas seruan kelompok-kelompok pejuang Palestina untuk memperingati Hari Bumi Palestina ke-42 demi meneriakkan hak mereka untuk kembali ke kampung halaman mereka di semua penjuru bumi pendudukan Palestina.

Jubir Departemen Kesehatan Palestina Ashraf al-Qudrah mengatakan, “15 syuhada telah dibawa ke rumah sakit Jalur Gaza sejak jam-jam pagi, dan jumlah korban luka meningkat menjadi 1,416 orang.”

Dilaporkan bahwa para pemuda dan pemudi Palestina telah membakar roda mobil-mobil baja militer Israel dan menghujaninya dengan batu, sementara militer Israel menembaki mereka dengan peluru dan gas air.

Di bagian lain kawasan perbatasan, Israel mengerahkan tank dan para snipernya. Satu unit pesawat nirawak juga digunakan Israel untuk menebar gas air mata terhadap para pengunjuk rasa Palestina di bagian timur Jalur Gaza.

Ketua Otoritas Palestina Mahmoud Abbas mengumumkan hari berkabung pada Sabtu 931/3/2018), dan menyebut Israel bertanggungjawab atas gugurnya 15 orang Palestina. Dia juga meminta PBB peduli kepada orang-orang Palestina “di depan agresi Israel yang menjadi pemandangan sehari-hari dan terus meningkat.”

Sumber diplomasi mengatakan bahwa Dewan Keamanan PBB menggelar rapat tertutup menyusul insiden Jumat berdarah ini. Seorang diplomat yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan bahwa rapat itu digelar atas permintaan Kuwait. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL