Teheran, LiputanIslam.com –  Duta Besar Suriah untuk Iran Adnan Mahmoud mengungkap bagaimana sikap negaranya terhadap kemungkinan pengiriman pasukan negara-negara Arab Teluk Persia ke Suriah seperti yang diinginkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

“Pemerintah Suriah menyatakan bahwa eksistensi AS di Suriah adalah pendudukan, agresi, dan pelanggaran terbuka terhadap undang-undang internasional dan kedaulatan Suriah, serta merupakan eksistensi ilegal,” ujar Mahmoud saat menjawab pertanyaan channel al-Alam tentang ini, Selasa (24/4/2018).

Mengenai Arab Saudi dia mengatakan, “ Keberadaan Saudi atau selainnya (di Suriah) akan dipandang sebagai agresi dan pendudukan sehingga akan diperlakukan oleh rakyat dan tentara Suriah atas dasar bahwa hal itu merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan kedaulatan Suriah.”

Dia menambahkan, “Kami selalu menegaskan bahwa eksistensi asing tanpa koordinasi dengan pemerintah Suriah adalah pelanggaran terhadap hukum internasional serta kedaulatan dan tanah Suriah, dan akan diperlakukan atas dasar ini.”

Trump belakangan ini beberapa membuat pernyataan berisi desakan terutama kepada negara-negara Arab Teluk agar mengirim pasukan ke Suriah dan menanggung biaya keberadaan pasukan AS di Suriah.  (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL