Beirut, LiputanIslam.com –  Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menaksir jumlah kerugian yang diderita Suriah akibat kehancuran fasilitas infratsruktur dalam perang yang berlangsung selama tujuh tahun, yaitu sekira US$ 400 miliar.

Taksiran ini dikemukakan pada sesi penutupan sebuah pertemuan yang diikuti oleh lebih dari 400 pakar dari berbagai negara, termasuk Suriah sendiri, atas undangan Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia Barat (ESKWA), di Beirut, Rabu (8/8/2018).

ESKWA menyebutkan bahwa nilai kehancuran mencapai “lebih dari US$ 388 miliar”, tidak termasuk “kerugiaan kemanusiaan” berupa korban jiwa yang melayang dan atau orang-orang yang terpaksa mengungsi.

Krisis pemberontakan dan terorisme yang melanda Suriah sejak 2011 sampai sekarang telah menyebabkan separuh penduduk negara ini terpaksa mengungsi, sedangkan jumlah korban tewas dilaporkan lebih dari 350,000 orang.

ESKWA menyatakan bahwa laporan secara rinci mengenai kondisi Suriah akan dirilis pada September mendatang. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*