Gaza, LiputanIslam.com –  Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, mengecam harian al-Riyadh milik Arab Saudi yang telah menyebut Hamas sebagai kelompok teroris.

“Kami di Hamas menolak dan mengecam keras tindakan surat kabar al-Riyadh menyebut gerakan Hamas sebagai kelompok teroris,” tegas Hamas dalam statemennya, Sabtu (5/8/2017).

Hamas menilai al-Riyadh telah berbuat tindakan “berbahaya” dan mengusik “nama baik, sejarah, dan perjuangan bangsa Palestina.”

“Tindakan ini mengusik perlawanan gagah berani yang telah memelopori pertahanan atas urusan kami, dan tindakan ini hanya melayani musuh-musuh Palestina, mengingat urusan ini adalah persoalan utama bagi umat Arab dan Islam,” lanjut Hamas.

Hamas menyatakan prihatin atas tindakan itu karena dilakukan justru “di saat pihak musuh, Israel, melakukan kejahatan yang paling keji terhadap hak bangsa Palestina.” Karena itu, Hamas kembali menegaskan “keharusan koran al-Riyadh menghentikan tindakan demikian karena bertentangan dengan pendirian yang dijanjikan oleh Saudi yang selalu berpihak kepada bangsa Palestina beserta perjuangan dan hak-haknya yang sah.”

Al-Riyadh dalam nomornya yang terbit Jumat (4/8/2017) menyebut Hamas sebagai organisasi teroris ketika memberitakan ihwal kehadiran delegasi Hamas dalam upacara pengangkatan sumpah Presiden Iran Hassan Rouhani. Selain di bagian judul, al-Riyadh juga memuat empat kali sebutan “teroris” untuk Hamas di bagian konten berita.

Tindakan al-Riyadh ini juga mendapat kecaman keras dari banyak aktivits Arab pengguna Twitter. Dalam perkembangan terbaru disebutkan bahwa laman al-Riyadh menghapus berita yang sangat menyinggung Hamas tersebut setelah mendapat kecaman dari banyak orang. (mm/rayalyoum/irna/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL