London, LiputanIslam.com – Jabat tangan antara Presiden Iran Hassan Rouhani dan Raja Abdullah II dari Yordania di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Konferensi Islam (KTT OKI) di Istanbul pada Jumat lalu (18/5/2018), mengundang spekulasi mengenai kemungkinan adanya komunikasi antara kedua pihak melalui Turki terkait dengan kontroversi kota Al-Quds (Yerussalem).

Tak banyak keterangan mengenai percakapan dan suasana jabat tangan itu, namun adanya pertemuan antara keduanya di depan kamera wartawan sudah cukup bagi para pengamat untuk menilainya sebagai pesan politik dari pihak Yordania bahwa Amman masih memegang opsi pengembangan komunikasi dengan Teheran, terutama jika Arab Saudi selaku sekutu Yordania masih bersikap masa bodoh terhadap kebutuhan Yordania.

Atif Tarawaneh, mediator yang dekat dengan ketua parlemen Yordania, bisa jadi merupakan orang yang paling gembira atas peristiwa jabat tangan itu, sebab dia pernah menjanjikan penjalinan hubungan dengan Iran melalui koridor parlemen.

Seorang anggota parlemen Yordania mengatakan bahwa adanya pembicaraan antara Rouhani dan Abdullah II di Istanbul merupakan pesan mengenai variasi opsi Yordania. Dalam pertemuan itu, selain ada basa-basi biasa juga terdapat isyarat dari Rouhani bahwa Iran mendukung Yordania melawan Amerika Serikat (AS) menyangkut kewenangan Yordania atas Al-Quds.

Disebutkan bahwa Rouhani sepertinya telah meminta Yordania mengembalikan dubesnya ke Iran setelah menariknya selama sekira satu setengah tahun. Dia berharap pengembalian dubes ini setidaknya dapat menyediakan kanal resmi bagi Iran untuk segala kerjasama yang diperlukan mengenai Al-Quds.

Pihak Yordania sendiri juga tampak ingin membuka celah komunikasi dengan Iran bukan saja mengenai Al-Quds, melainkan juga demi menghalangi Iran membuat rencana-rencana yang tak sejalan dengan prioritas Yordania mengenai kawasan Suriah selatan, sebab Yordania mengutamakan de-eskalasi di kawasan itu. Yordania berharap Iran dapat mengendalikan milisi-milisi sekutunya di kawasan itu. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*