Teheran, LiputanIslam.com –  Wakil Mendagri Iran Mohammad Hossein Zulfaghari menjelaskan ihwal insiden teror yang menerjang dua titik strategis di Teheran, yaitu parlemen dan komplek makam Imam Khomaini, yang menewaskan 16 orang, empat di antaranya pelaku, Rabu (7/6/2017).

Zulfaghari memastikan Iran masih tetap aman dan para terorispun akan ditindak dengan segenap kekuatan.

“Para teroris tidak dapat mewujudkan tujuannya dan tak bisa masuk ke Mausoleum Imam Khomaini atau parlemen Iran…Sekelompok teroris yang terdiri atas empat orang telah datang dengan mengenakan pakaian perempuan, berusaha masuk ke dalam parlemen tapi tapi tak dapat memasukinya akibat kewaspadaan para petugas keamanan. Kawanan itu mereka lantas berlindung ke bangunan sebelah gedung parlemen yang terdiri atas kantor-kantor para anggota Majelis Syura Islam, dan mereka semua kemudian terkepung dan terbunuh,” terangnya dalam wawancara ekslusif dengan al-Alalam.

Mengenai serangan di Mausoleum Imam Khomaini dia mengatakan bahwa pasukan keamanan telah mencegat dan membunuh pelaku bom bunuh diri yang mencoba masuk ke dalam mausoleum, dan pelaku lantas meledakkan diri di halaman mausoleum.

“Tekad kami akan sebagai besar dalam memerangi teroris dan kelompok-kelompok takfiri, dan praktis akan ada reaksi keras dengan segenap kekuatan kami terhadap para teroris,” imbuhnya.

Dia menegaskan bahwa negaranya berada di front terdepan dalam perang melawan terorisme di Timteng, dan sudah sekian tahun para teroris mengancam akan masuk dan melancarkan serangan namun dapat digagalkan oleh prajurit Iran.

Laporan lain menyebutkan bahwa Zulfaghari menyatakan semua pihak terkait akan menggelar pertemuan untuk mendalami proses terjadinya serangan teror di mana kelompok takfiri ISIS menyatakan bertanggungjawab atas serangan ini.  (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL