TelAviv, LiputanIslam.com –   Israel memiliki undang-undang yang melarang penjualan senjata keada negara-negara Arab lawan, meski demikian negara Zionis penjajah Palestina itu ternyata menjual senjata dan peralatan militer ke sejumlah negara Arab.

Hal tersebut dinyatakan oleh Yossi Melman, analis surat kabar Israel Ma’ariv, sebagaimana dilaporkan kantor berita Fars milik Iran, Selasa (28/5/2019).

Baca: Jenderal Iran Sebut Perjuangan Palestina Beralih Dari Batu Ke Rudal

Melman menyebutkan bahwa senjata itu dijual kepada “Yordania, Mesir, Arab Saudi, Kurdistan Irak, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan sejumlah negara lain.”

Dia menambahkan bahwa Israel telah membuat keputusan yang mengeluarkan Irak dari daftar “negara-negara lawan”, sedangkan Iran dan Suriah masih tercantum di dalamnya.

Baca: Mahmoud Abbas:  Deal of the Century Prakarsa Aib Dan Celaka

Melman menyebutkan bahwa undang-undang larangan penjualan senjata Israel ke negara-negara Arab lawan itu sudah ada sejak era mandat Inggris atas Palestina pada tahun 1939, dan semua pemerintahan Israel sejak tahun 1948 atau tahun pendudukan Palestina dan pendirian Rezim Zionis Israel konsisten kepada undang-undang itu, sedangkan negara-negara yang tercantum dalam daftar hitam Israel tersebut antara lain Suriah, Libanon, Yaman, dan Iran.

Belakangan ini salah seorang mantan staf instansi yang terkait dengan program nuklir Israel dan bertugas menjaga paket-paket radioaktif menyatakan bahwa Israel sudah memiliki bom nuklir dan siap menggunakannya pada peristiwa Perang Enam Hari Arab-Israel. (mm/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*