Teheran, LiputanIslam.com –  Serangan rudal Iran terhadap ISIS di kota Deir Ezzor, Suriah utara, yang terjadi Minggu malam lalu (18/6/2017),  dilaporkan telah menerjang empat markas  kelompok teroris takfiri tersebut.

Keterangan sumber informasi yang dilansir al-Alam, Selasa (20/6/2017), menjelaskan bahwa serangan itu antara lain menimpa Gudang Ayyash yang dijadikan oleh ISIS sebagai gudang senjata dan amunisinya di Deir Ezzor.  Gudang itu terletak di area yang sebelumnya merupakan salah satu markas militer Suriah. Satu rudal telah menghantam gudang itu hingga hancur dan rata dengan tanah.

Serangan ini juga menghancurkan empat tank, satu ampibi BMP, dua mobil, dan sejumlah rudal jarak jauh serta menewaskan enam teroris ISIS, dan melukai 10 lainnya. Hantaman rudal pada lokasi ini menimbulkan ledakan besar yang terdengar ke seluruh bagian kota Deir Ezzor.

Satu rudal Iran juga menimpa salah satu markas terpenting pimpinan ISIS di bagian timur Deir Ezzor di kawasan al-Muhasan, dan menyebabkan 15 teroris ISIS asal Arab Saudi, Kazakhstan, dan Afghanistan tewas. Satu di antaranya adalah komandan ISIS yang bernama Saad al-Qusaibi alias Abu Said, warga negara Saudi.

Markas ini sebelumnya telah digunakan ISIS untuk melancarkan operasi serangan terhadap tentara Suriah yang bertahan di Bandara Deir Ezzor.

Lokasi ketiga yang menjadi target gempuran rudal Iran ialah markas ISIS di kota Mayadin di timur Deir Ezzor. Ledakan rudal Iran di tempat ini menewaskan 27 teroris ISIS, tiga di antaranya warga negara Libya. Tiga orang ini diketahui bernama Muhammad al-Waisi alias Abu Asim, pejabat ISIS bidang keuangan wilayah al-Khair,provinsi Deir Ezzor, Abdul Qadir al-Farani alias Abu Harith yang merupakan kerabat Abu Asim, dan Yusuf Bin Muhsin al-Mabruk alias Abu Hayyan. Serangan ini juga melukai beberapa anggota ISIS lainnya.

Lokasi keempat yang dihajar rudal Iran adalah rumah sakit militer ISIS dan tempat bernama “al-Syar’iyyah” yang bersebelahan dengan kantor pos kota Mayadin. 17 anggota ISIS tewas dan tiga mobil hancur di lokasi tersebut.

Al-Alam juga menyebutkan sejumlah nama anasir ISIS yang tewas di tempat ini. Mereka antara lain warga negara Tunisia, Irak, dan Cina.

Sementara itu, IRGC menyatakan bahwa rudal-rudal tesebut telah menimpa ISIS setelah menembus jejaring radar dan sistem anti rudal milik pasukan Barat di kawasan.  (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL