penyusupan al-qassamGazaCity, LiputanIslam.com – Biro informasi Brigade Ezzedin al-Qassam memublikasikan sebuah rekaman video operasi penyusupan beberapa pasukan komando sayap militer Hamas ini ke sebuah pangkalan militer Israel di mana mereka mengaku berhasil membunuh beberapa tentara Israel. Video hasil capture tayangan TV al-Jazeera itu diunggah di Youtube dengan durasi 8 menit 37 detik.

Video diawali dengan rekaman suara pernyataan Panglima Brigade al-Qassam, Mohammad al-Daif, yang menegaskan bahwa Brigade al-Qassam menolak gencatan senjata kecuali  apabila Israel berhenti mengagresi dan memblokade Jalur Gaza.

Pada menit ke-5 baru terlihat video menegangkan di mana beberapa pejuang al-Qassam yang baru muncul dari dari terowongan bak siluman di siang bolong mengendap dan memasuki sebuah area militer berpagar beton tebal dan kawat berduri yang disebutkan berada di kawasan Nahal Oz.

Setelah menerobos pagar, terlihat bayangan beberapa pejuang al-Qassam merampas senjata dari satu serdadu Zionis yang roboh dan tergeletak di atas tanah di tengah kontak senjata dengan suara desing senapan yang bertubi-tubi.

Setelah itu mereka kabur dari pangkalan tersebut diiringi deru suara nafas pejuang yang membawa kamera melalui sebuah akses jalan tanah, tanpa ada tanda-tanda tentara Zionis mengejar dari belakang. Pada durasi 7 menit 35 detik terlihat lobang terowongan kecil bawah tanah. Mereka memasuki terowongan gelap itu dengan pencahayaan yang minim.

Setelah itu terlihat satu pejuang al-Qassam yang mengenakan penutup muka warna hitam menunjukkan senjata laras panjang canggih beserta nomor serialnya hasil rampasan dari serdadu Zionis yang tewas.

Untuk menyaksikan videonya silakan mengakses link berikut:

“Al-Qassam Siarkan Video Operasi Pembunuhan Tentara Israel”.

Hingga berita ini disusun, video yang baru diunggah oleh akun “khabarun minal alam” di situs berbagi video Youtube itu telah disaksikan oleh 213 orang dan jumlah ini terus meningkat dari menit ke menit.

Dalam rekaman suaranya yang ditujukan kepada Israel, al-Daif menegaskan, “Perimbangan pertempuran sudah berubah. Pasukan kami berlomba meraih kesyahidan sebagaimana kalian (tentara Israel) berlomba kabur dari keterbunuhan dan kematian.”

Dia juga menegaskan bahwa operasi penyusupan ke balik garis musuh akan terus dilakukan oleh para pejuang al-Qassam.

Di bagian lain, Brigade Ezzedin al-Qassam juga menyatakan pihaknya telah berhasil membunuh tak kurang dari 110 tentara Israel sejak militer negara Zionis itu mulai melancarkan serangannya ke Jalur Gaza dengan sandi “Protective Edge” pada tanggal 7 Juli 2014.

“Para mujahidin kami terus melancarkan operasi perlawanan terhadap serangan musuh ke Jalur Gaza, serta berhasil membunuh lebih dari 110 tentara Israel dan melukai ratusan lainnya sejak Israel memulai serangan darat,” tegas Brigade al-Qassam dalam sebuah statemennya yang dilansir The Palestinian Information Center (PIC), Selasa (29/7).  (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL