israel serangan di beershebaBeersheba, LiputanIslam.com – Luka hati bangsa Palestina mungkin sedikit terobati ketika menyaksikan rekaman CCTV adegan serangan gagah berani pemuda Palestina Muhand Alukabi, 21 tahun, di terminal bus pusat di kota Beersheba, Israel, Minggu malam lalu (18/10).

Dalam rekaman terlihat jelas bagaimana tentara dan polisi Israel lari tunggang langgang dari lokasi kejadian serangan pemuda Palestina warga desa Hura, Negev, tersebut.

Al-Quds al-Arabi menyebutkan bahwa satu perwira Israel dari Brigade Golani tewas ditusuk senjata tajam, lalu senapan M-16 miliknya dirampas oleh Alukabi dan digunakan untuk menembaki orang-orang Israel hingga jatuh korban luka 11 orang, lima di antaranya tentara, dengan kondisi beberapa di antaranya kritis. Alukabi sendiri kemudian gugur tertembak oleh petugas keamanan Israel.

Celakanya, petugas keamanan Israel saat itu juga menembak seorang pekerja asal Eritrea, Haftom Zarhum, yang sedang dalam posisi merangkak di lantai dan dikira sebagai rekan Alukabi. Akibatnya, Zarhum yang menderita luka tembak terkapar di lantai bersimbah darah. Kemudian, dalam kondisi masih hidup dan menggerakkan tangan untuk meminta pertolongan Zarhum yang akhirnya meninggal di rumah sakit itu malah disepaki dan dilindas dengan kursi.

Rekaman itu dapat dilihat sini;

Koran Israel Maariv mengutip pernyataan polisi Israel bahwa pihaknya tidak perlu melakukan penyelidikan atas kematian Zarhum, dan “tidak perlu pula menyalahkan orang yang menembak dan menganiayanya.”

Beredarnya rekaman CCTV itu tak pelak menjadi pukulan bagi otoritas Israel. Seorang warga Israel berkomentar, “Kita punya pasukan yang tidak memiliki kelayakan apapun kecuali mengatur arus lalu lintas.”

Rabi Yahudi Zionis yang juga menjabat Wakil Menteri Pertahanan Israel Eli Ben-Dahan menyebut serangan itu merupakan lompatan tersendiri. Dia juga menegaskan bahwa keluarga pelaku serangan seperti ini harus diusir dan dicabut kewarganeragaannya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL