pemberontak suriahDamaskus, LiputanIslam.com – Kelompok-kelompok pemberontak dan teroris di Suriah kian tak berkutik dan terus menelan kekalahan dalam berperang melawan pasukan pemerintah Suriah dan sekutunya. Mereka yang sama-sama berhaluan takfiri Wahhabi itu kerap dikabarkan berkonsolidasi satu sama lain untuk memperbesar kekuatan melawan pasukan pemerintah, tapi di lapangan mereka tetap bersaing adu pengaruh dan memandang satu sama lain dengan sorotan saling curiga.

Akibatnya, tak jarang terjadi aksi saling teror sesama teroris. Perang sesama mereka bahkan terkadang tak kalah serunya dengan perang mereka melawan Pasukan Arab Suriah (SAA) yang membela pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.

Dalam setiap beberapa waktu selalu ada anggota dan pemuka teroris yang tewas diserang orang tak dikenal atau terbunuh dalam kontak senjata sesama teroris.

Dalam hal ini, IRNA, Rabu (22/6) menyebutkan contoh beberapa kasus yang terjadi belakangan ini sebagai berikut;

– Kelompok teroris Jabhah al-Nusra (JN) menuding kelompok teroris Ahrar Sham telah meneror Abu Saqar al-Homsi. JN mengingatkan Ahrar Sham agar berhenti melakukan tindakan seperti ini.

– Setelah Ahrar Sham berusaha meneror Soleiman Abu Amin, JN mengempung kawasan pasar pusat Ariha di pinggiran Idlib dan menempatkan 100 teroris anggotanya di sana.

– Safar al-Safar, petinggi JN, diteror oleh orang tak dikenal di kawasan al-Sabal di pinggiran Idlib.

– Peledakan bom mobil yang menewaskan seorang komandan Ahrar Sham di kawasan Asmah di utara Idlib.

– Pertempuran sengit kelompok teroris Liwa Salahuddin melawan kelompok-kelompok teroris lain menyusul terjadinya upaya teror terhadap Marwan al-Hariri, salah seorang koman Liwa Salahuddin di kawasan Saida di pinggiran Daraa.

– Serangan teror terhadap kolonel desersi Suriah yang menjadi salah satu komandan JN di Daraa sehingga dia dilarikan ke sebuah rumah sakit di Yordania.

– Serangan terhadap Abu Muhammad al-Turkamani, perwira desersi Suriah yang menjadi komandan Brigade Saif al-Sham hingga dia menderita luka-luka di kawasan Tel Shahab di pinggiran Daraa.

– Bom rakitan yang dipasang di sebuah mobil brigade keamanan JN di kota Idlib meledak dan menewaskan tujuh anggota JN dan melukai 10 lainnya, termasuk teroris non-Suriah, di kota Idlib.

Persiteruan sesama teroris hingga kini masih berkecamuk di berbagai kawasan Suriah. Dalam beberapa hari terakhir, serangan teror menyasar para komandan teroris di berbagai kawasan pendudukan masing-masing. Akibat kerap terjadi serangan demikian, warga sipil bahkan tak berani melintas di dekat markas-markas pemberontak dan teroris. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL