London, LiputanIslam.com –   Koran Inggris Daily Mail (DM) melaporkan bahwa pasukan komando Inggris melancarkan serangan untuk  membunuh Hamzah Bin Laden, putera mendiang Osama Bin Laden, pemimpin jaringan teroris al-Qaeda, karena London kuatir dia merencanakan serangkaian serangan baru anti-Barat.

Menurut DM, Hamzah bercokol di Suriah dan menjadi buronan utama angkatan udara SAS yang merupakan pasukan udara khusus milik Kerajaan Inggris, terutama untuk operasi tembak jitu. Misi ini dijalankan setelah Hamzah merilis rekaman video seruannya kepada para simpatisan al-Qaeda untuk melancarkan serangan berdarah di Barat.

Beberapa sumber Inggris menyebutkan bahwa Hamzah kini berusia 28 tahun dan berada di Suriah dengan berangkat dari Pakistan, dan Inggris menjalankan misi “sangat rahasia” untuk mendapatkan Hamzah dalam keadaan hidup atau mati.

Pihak intelijen semula berkeyakinan bahwa Hamzah bersembunyi di Pakistan, tapi sumber-sumber baru intelijen sekarang menduganya telah pindah ke Suriah.

DM melanjutkan bahwa dari dokumen berupa surat-surat yang ditemukan di tempat persembunyi Osama di Pakistan terungkap bahwa dia telah melatih Hamzah untuk menjadi penerusnya sebagai pemimpin al-Qaeda.

Sumber papan atas mengatakan kepada DM bahwa teknologi maju merupakan salah satu sarana andalan untuk meringkus buronan semisal Hamzah Bin Laden, tapi orang yang dapat mendeteksinya dan menghimpun informasi tambahan tentangnya akan layak dihargai dengan medali emas.

Sedikitnya 40 personil angkatan bersenjata Inggris telah berangkat ke Suriah untuk berpartisipasi dalam pemburuan Hamzah dan para gembong al-Qaeda lainnya. Dalam rangka ini pasukan komando Inggris bekerjasama dengan pasukan Amerika Serikat dengan menggunakan nirawak canggih dan berbagai sistem supermutakhir untuk mendeteksi suara demi menentukan tempat keberadaan Hamzah yang hendak dihabisi atau diciduk. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL