Oslo, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri Qatar Syeikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim al-Thani menyatakan bahwa perang yang terjadi di Suriah, Irak, Yaman, dan Libya harus dihentikan. Dia juga mengingatkan  bahwa bangsa-bangsa di Timteng membutuhkan pemerintahan yang berkompeten memperkuat keamanan dan membuka kesempatan mereka untuk berbuat.

“Perang di Suriah, Irak, Libya dan Yaman harus ditentukan batas akhirnya, karena jika perang terus berkelanjutan maka korban pada aspek kemanusiaan akan semakin besar, dan anak-anak kecil akan semakin terkucil dari haknya untuk mendapatkan pendidikan,” katanya dalam sebuah pertemuan tahunan para pejabat kemlu Qatar dan Norwegia di Oslo, ibu kota Norwegia, sebagaimana dilansir kantor berita Qatar, QNA, dan dikutip CNN, Selasa (23/8/2016).

Dia menambahkan, “Bangsa-bangsa Timteng tidak memilih hidup di lingkungan terorisme dan kekerasan sektarian, sementara sejarah menjadi saksi betapa kami percaya kepada toleransi dan kerukunan hidup bersama tanpa memandang latar belakang ras, agama ataupun mazhab.”

Dia menerangkan bahwa kebijakan luar negeri Qatar bertumpu pada empat prinsip, yaitu; memperkuat perdamaian dan keamanan internasional melalui pengedepanan solusi damai bagi bagi konflik antarnegara; mendukung hak penentuan nasib sendiri; menentang campurtangan asing; dan bekerjasama dengan semua negara pengupaya perdamaian.”

Qatar menjalin hubungan strategis dengan Turki dan merangkul para  pemimpin kelompok Ikhwanul Muslimin yang menjadi basis Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa di Turki, sementara Turki yang semula bersikap keras terhadap Suriah belakangan menyatakan beriktikad untuk memperbaiki hubungan dengan semua negara jirannya, terutama Suriah dan Irak, dan dalam rangka ini Turki kembali menjalin hubungan baik dengan Rusia yang mendukung pemerintah Suriah.

Qatar juga andil besar dalam menyokong kelompok-kelompok ekstrimis di Irak, Suriah, dan Libya sejak terjadi fenomena Arab Spring pada tahun 2011 serta terlibat dalam serangan pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi ke Yaman. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL