mesir husain haekal aljazeera

Mohammad Hussein Haekal dalam sebuah acara di TV Aljazeera

Kairo, LiputanIslam.com – Penulis dan cendikiawan Muslim Mesir ternama, Muhammad Hussain Haekal kembali melontarkan pernyataan kritis terhadap negara-negara Arab melalui acara “Mesir Di Mana, Mesir Ke Mana?” yang ditayang setiap Jumat oleh stasiun TV CBC, Mesir.

Dalam tayangan Jumat kemarin (10/4) dia menyoal mengapa negara-negara Arab bisa mendapatkan titik temu dengan Israel, sedangkan dengan Iran tidak demikian. Dia memandang beberapa negara Arab keliru ketika berusaha mengobarkan isu Sunni-Syiah. Dia mengimbau negara-negara Arab supaya tidak menyepelekan Syiah karena jumlahnya cukup besar di tengah dunia Arab.

“Syiah di Suriah, Lebanon, Irak dan Yaman jumlahnya sangat signifikan… Sikap anti Syiah akan membuat dunia Arab terbelah,” katanya, sebagaimana dikutip Fars News .

“Para pemimpin negara-negara Teluk memandang musuh yang sesungguhnya adalah Iran, kemudian Syiah,” lanjutnya sembari menyebutkan bahwa serangan udara ke Yaman dengan sandi “Badai Mematikan” dilakukan oleh orang-orang yang “sumbu kesabarannya sempit”, seperti dikutip situs Elfagr.

Sastrawan penulis buku “Sejarah Hidup Muhammad” kelahiran tahun 1956 ini juga mengingatkan bahwa perang bermotif sektarian dan mazhab akan menjadi kesalahan besar dalam sejarah, dan jika itu terjadi maka tidak ada siapapun yang dapat menghentikannya.

Mengenai Iran, dia menilainya sebagai negara besar, berpengaruh dan memiliki kepentingan dan tujuan sebagaimana negara-negara lain. Menurutnya, negara-negara Arab seharusnya bisa mencari dan mendapatkan titik temu dengan Iran.

“Kita dulu menemukan bidang-bidang kolektif dengan Iran, namun sekarang rupanya situasi sudah berubah,” keluhnya.

Dia menyoal, “Bagaimana bisa (Arab) menemukan peluang dengan Israel untuk mencapai solusi politik, sedangkan dengan Iran tidak?”

Dia juga memastikan bahwa penggunaan senjata di Yaman tidak akan menyelesaikan masalah. Dia menyayangkan penggunaan senjata di Yaman ketika negara-negara Arab tidak berbuat apapun dalam perang melawan terorisme. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL