gudang oxfam di yaman

Asap mengepul tebal dari gudang bantuan kemanusiaan Oxfam yang terbakar dibom oleh pasukan koalisi pimpinan Saudi di kota Saada, utara Yaman, 18 April 2015.

Beirut, LiputanIslam.com – Lembaga peduli HAM internasional Human Right Watch (HRW) Kamis (23/4) menyatakan bahwa pasukan koalisi pimpinan Arab pada tanggal 18 April lalu telah menghancurkan gudang penyimpanan bantuan kemanusiaan di Saada di utara Yaman.

HRW dalam situs resminya menyebutkan serangan itu telah menewaskan sedikitnya satu orang tak dikenal yang berada di luar gudang yang dikelola oleh lembaga bantuan internasional Oxfam tersebut. Tragisnya, gudang itu tetap menjadi sasaran walaupun Oxfam sudah memberikan koordinat kepada pasukan koalisi supaya gudang itu tidak menjadi target serangan.

HRW mendesak supaya kasus ini diselidiki karena berpotensi terjadi kejahatan perang.

“Menghancurkan gudang milik kelompok penyalur bantuan merugikan banyak warga sipil, termasuk mereka yang tidak berada di dekat zona serangan, serta mengancam penyaluran bantuan di manapun di Yaman,” ujar Joe Stork, wakil direktur HRW bidang Timteng dan Afrika Utara.

Dia menambahkan, “Pernyataan Saudi bahwa serangan udara telah usai tidaklah menyudahi keharusan adanya penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran terhadap hukum perang.”

Stork menjaskan bahwa pasukan koalisi Arab itu mengetahui gudang yang menjadi target serangan itu dikelola oleh Oxfam. Karena itu, serangan tersebut “menimbulkan kecurigaan mengenai kemungkinan bahwa serangan itu dilakukan dengan sengaja.”

Oxfam sendiri pada tanggal 19 April lalu merilis statemen berisikan kecaman keras terhadap pengeboman fasilitasnya tersebut.

“Memprihatinkan sekali bahwa fasilitas kemanusiaan menjadi sasaran serangan, terlebih ketika kami sudah berbagi informasi secara detail dengan koalisi mengenai lokasi kantor dan fasilitas penyimpanan kami,” ungkap juru bicara Oxfam kepada HRW, Rabu (22/4).

Dia menambahkan bahwa di gudang itu sama sekali tidak ada sesuatu yang berbau militer.

“Gudang hanya berisi suplai kemanusiaan terkait dengan fasilitas untuk mengakses air bersih bagi ribuan rumah tangga di Saada,” ujarnya.
Hingga berita ini disusun, pemerintah Saudi belum memberikan komentar mengenai pernyataan HRW tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL