syria_ us airstrikeKairo, LiputanIslam.com – Lembaga Human Right Watch (HRW) meminta serangan udara Amerika Serikat di Idlib, Suriah, diselidiki karena telah menewaskan warga sipil dan tanpa sasaran militer yang jelas sehingga tidak tertutup kemungkinan melanggar undang-undang perang.

Sebagaimana dikutip Rai al-Youm, lembaga internasional ini Ahad (28/9) merilis statemen menyatakan, “Serangan roket AS ke desa Kfar Deryan di bagian utara Idlib, Suriah, yang menewaskan tujuh warga sipil menuntutnya adanya penyelidikan karena ada kemungkinan terjadi pelanggaran terhadap undang-undang perang.”

Wakil Direktur HRW Urusan Timur Tengah dan Afrika Utara, Nadim Houry, mengatakan, “AS dan negara-negara sekutunya di Suriah harus menempuhkan upaya pencegahan yang memandai untuk menghindari jatuhnya korban sipil.”

Dia menambahkan, “Pemerintah AS harus menyelidiki kemungkinan serangan itu telah melanggar hukum karena telah menewaskan warga sipil, sebagaimana dilaporkan masyarakat, dan berkomitmen untuk memberikan ganti rugi yang sesuai dalam kasus kesalahan.”

Berdasarkan keterangan tiga warga setempat, HRW menyebutkan bahwa AS telah menembakkan roket ke sebuah komplek di desa Kfar Deryan, padahal desa itu berjarak sekitar 1 km dari tempat konsentrasi pasukan Front al-Nusra dan di desa itu juga tidak ada bangunan maupun pos pemeriksaan dan kendaraan milik kelompok ekstrimis cabang al-Qaeda di Suriah tersebut

HRW menambahkan keterangan para saksi mata menunjukkan bahwa serangan ke desa itu telah menjatuhkan korban sipil dan sama sekali tidak mengenai sasaran militer sehingga bisa melanggar undang-undang perang akibat kegagalan membedakan antara sasaran militer dan warga sipil, atau karena secara ilegal telah menyebabkan kerugian di pihak sipil yang tak sebanding dengan kadar kerugian sasaran militer yang diharapkan.
Seperti diketahui, AS telah menggalang koalisi anti teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dengan melibatkan beberapa negara sekutunya, termasuk Jordania dan sejumlah negara Arab Teluk Persia. Dengan koalisi itu AS dan sekutunya melancarkan serangan udara ke berbagai wilayah Suriah, termasuk kilang-kilang minyak milik negara ini, dengan dalih menumpas teroris. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL