brian dooley bahrainNewYork, LiputanIslam.com – Direktur Human Right First (HRF) Brian J. Dooley mencemooh partisipasi Menteri Luar Negeri Bahrain dalam unjuk rasa anti terorisme di Paris, ibu kota Perancis, karena hal itu dia lakukan sementara rezim Bahrain sedang gencar-gencarnya menumpas unjuk rasa damai.

“Banyak pembela HAM masih mendekam di dalam penjara-penjara Bahrain. Aktivis pembela HAM Hussain Jawad, misalnya, menghadapi dakwaan berkaitan dengan kebebasan berekspresi, sedangkan tokoh aktivis HAM Nabil Rajab pada bulan Januari ini dijatuhi vonis hukuman dengan dakwaan ‘menghina lembaga-lembaga pemerintahan’ karena di akun Twitternya dia memosting tulisan yang mengaitkan aparat keamanan Bahrain dengan para ekstrimis,” ungkapnya dalam wawancara dengan Huffington Post, sebagaimana dikutip Alalam, Kamis (15/1/2015).

Dooley menyatakan bahwa perilaku kontradiktif sedemikian rupa sudah menjadi pemandangan yang biasa berkenaan dengan rezim Bahrain yang selama ini kurang peduli kepada reformasi demokratis dan penyelesaian diplomatis yang komprehensif. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*