yaman ansarullah fightersSanaa, LiputanIslam.com – Gerakan Ansarullah (Houthi) Yaman menyatakan tidak ada kesepakatan apapun antara milisi ini dan koalisi negara-negara Arab pimpinan Arab Saudi terkait penghentian serangan ke Yaman. Gerakan ini menilai serangan itu dihentikan semata-mata karena ada instruksi dari Amerika Serikat (AS). Demikian dilaporkan situs berita Akhbar al-Sa’ah yang bermarkas di Uni Emirat Arab berdasarkan keterangan seorang petinggi Ansarullah, Rabu (22/4).

Disebutkan bahwa kepala dewan propaganda Ansarullah, Ahmad Hamid, menyatakan tidak ada kesepakatan apapun dengan Saudi dan negara-negara sekutunya mengenai penghentian operasi bersandi “Badai Mematikan” tersebut.

“Sama sekali tidak akan pernah ada kesepakatan dengan musuh yang zalim. Operasi Badai Mematikan dihentikan karena selera dan instruksi AS, sebab dua negara ini menyadari tidak mungkin dapat meraih tujuan-tujuan politis yang mereka kehendaki dalam operasi itu,” katanya.

Laporan lain dari al-Mayadeen yang berbasis di Lebanon menyebutkan bahwa Ansarullah membebaskan menteri pertahanan pemerintahan pelarian Yaman, Mahmoud al-Subaihi. Dia ditangkap milisi Ansarullah beberapa waktu lalu di kota Aden setelah kabur dari Sanaa, ibu kota Yaman, bersama beberapa petinggi kelompok yang menamakan dirinya Gerakan Selatan Aden sejak Saudi dan sekutunya mulai melancarkan serangan udara ke Yaman.

Menurut al-Mayadeen, al-Subaihi dan orang-orang tersebut dibebaskan sesuai instruksi pemimpin Ansarullah, Abdel Malik Houthi.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Arab Saudi Selasa malam mengumumkan penghentian operasi “Badai Mematikan” yang sudah berjalan 27 hari. Dalam pengumuman itu juga dinyatakan bahwa dengan dihentikannya operasi ini maka dimulailah “Operasi Pemulihan Harapan”.

Dalam operasi itu Saudi dan sekutunya telah melakukan 2,300 kali penerbangan jet tempur canggih dan telah menjatuhkan bahan peledak sebanyak lebih dari 600 ton atau hampir setara dengan ledakan seperempat ledakan bom atom yang menghancurkan kota Hiroshima, Jepang, dalam Perang Dunia II pada Agustus 1945. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL