milisi houthiSanaaa, LiputanIslam.com – Juru bicara Houthi Muhammad Abdulsalam menepis kabar pengiriman pasukan koalisi Arab tersebut, dan mempekirakan mereka tidak akan senekat itu di Yaman.

“Pasukan rezim Saudi tidak akan berani melakukan tindakan demikian di Aden. Kabar itu beredar hanya untuk mengangkat spirit elemen al-Qaeda yang telah mendapatkan serangan-serangan telak,” katanya, sebagaimana diberitakan Alalam.

Dia menambahkan bahwa situasi di Aden masih dikendalikan oleh tentara Yaman dan pasukan komite revolusi, dan tak ada kemajuan apapun dari pihak al-Qaeda di Aden.
“Lebih dari separuh senjata yang dikirim oleh pesawat-pesawat Saudi untuk al-Qaeda di Aden justru jatuh ke tangan tentara Yaman,” lanjutnya.

Sebelumnya, juru bicara operasi serangan udara pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi Ahmad Assiri sendiri juga membantah kabar pihaknya telah mengirim pasukan ke darat ke Yaman. Seperti dilansir AFP, Assiri menyatakan bahwa koalisi ini pasti akan mengumumkan sendiri apabila hal tersebut memang terjadi.

Seorang pejabat lokal Yaman menyatakan koalisi anti kelompok Houthi itu telah mengirim pasukan darat dalam jumlah terbatas ke kota Aden, selatan Yaman, Minggu (3/5) untuk membantu pasukan pendukung presiden perlarian Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi dan milisi al-Qaeda yang bertempur melawan pasukan komite revolusi yang terafiliasi dengan kelompok Houthi di sekitar bandara.

Pejabat lokal itu juga mengatakan bahwa koalisi Arab masih akan mengirim pasukan tambahan ke Yaman. Menurut sumber yang juga dikutip AFP itu, jumlah pasukan darat yang sudah dikirim baru berjumlah puluhan personil dan mereka berasal dari Saudi dan Uni Emirat Arab.

Kabar ini beredar ketika pasukan komite revolusi melakukan sweeping pasukan pro-Hadi dan al-Qaeda di banyak kawasan di kota pelabuhan tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL