Beirut, LiputanIslam.com –  Anggota Dewan Pusat Hizbullah Syeikh Nabil Qaouk menyatakan bahwa serangan rudal ke Suriah dilakukan Amerika Serikat (AS) sesuai kemauan Rezim Zionis Israel serta dimotivasi dan bahkan didanai oleh Kerajaan Arab Saudi yang mengharapkan berlanjutnya agresi AS terhadap Suriah.

“Kedok sudah terungkap, pihak yang mendorong Israel agar menyerang  Lebanon pada Juli 2016 adalah pihak yang kini memotivasi AS agar melancarkan serangan baru terhadap Suriah,” ungkap Qaouk dalam pidato pada acara mengenai ulama Lebanon Syeikh Hassan Mohammad Nasrullah di Hula, Lebanon selatan, Senin (10/4/2017).

Dia melanjutkan, “Kami tidak lupa bahwa pada tahun 2006 Saudi telah bertaruh demi kekalahan kita, mendorong Israel agar menghancurkan kota Bint Jbeil dan pinggiran selatan kota Beirut, dan sikapnya sekarang masih tetap demikian, tidak berubah.  Saudi, Israel, AS, ISIS dan al-Nusra berada di satu kubu melawan Suriah yang resisten.”

Syeikh Nabil Qaouk memastikan serangan rudal AS ke Suriah itu sama sekali tidak dapat mengubah pendirian Hizbullah dan Iran maupun perimbangan militer di lapangan, dan tentara Suriah bersama sekutunya terus melancarkan operasi militer untuk menimpas al-Nusra dan ISIS.

“Pada gilirannya kami akan menuntaskan perang ini, terutama karena sebelum maupun sesudah agresi AS terhadap Suriah, Hizbullah sudah eksis di medan pertempuran melawan al-Nusra dan ISIS.  Ini tidak akan pernah berubah, waktu masih bersama kita, dan kemenangan menanti kita,” tuturnya.

Dia juga menegaskan, “Mata kami menatap ke selatan (Israel), dan tangan kami ada di pelatuk supaya Israel tak berkesempatan untuk mendapatkan perolehan apapun terkait kehormatan dan kedaulatan Lebanon.”

Dia juga mengingatkan bahwa serangan AS ke Suriah tersebut juga berbahaya dan merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan Lebanon karena melintas di angkasa negara ini.

“Bagaimana seandainya satu saja di antara 59 rudal yang melintasi zona udara Lebanon ini jatuh di kota atau desa Lebanon? Bukankah ini berbahaya bagi Lebanon? Apakah Lebanon tidak memiliki kehormatan dan kedaulatan sehingga AS melanggar kedaulatan Lebanon?” tegasnya. (mm/alahed)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL